Anggaran Hasil Efisiensi di Cianjur masih dalam Penghitungan

PEMBAHASAN efisiensi anggaran di Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih terus berproses. Sampai saat ini nilai anggaran hasil efisiensi masih dalam tahap penghitungan.

Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Cianjur, Ricky Ardhi Hikmat, mengatakan sampai saat ini efisiensi masih dalam proses. Ricky menyebut belum mengetahui persis besaran nilai anggaran yang diefisiensi.

“Saya belum tahu, karena masih dalam proses penghitungan,” kata Ricky, Jumat (20/3).

Setelah proses penghitungan efisiensi diketahui nilainya, lanjut Ricky, kemudian dilakukan pergeseran anggaran. Tahapan-tahapannya sudah diatur pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Makanya, saat ini pembahasan di lingkup TAPD masih berlangsung. Secara teknis, nanti skemanya setiap OPD melakukan tagging (penandaan) komponen apa saja yang diefisiensi, karena perangkat daerah lebih mengetahuinya. Setelah ditandai komponen yang diefisiensi, kemudian ditotalkan,” terangnya.

BACA JUGA  Dua Perkampungan Warga di Cianjur Direlokasi

Bersentuhan dengan masyarakat

Ricky menuturkan, berdasarkan Surat Edaran Mendagri, anggaran hasil efisiensi akan digunakan untuk program-program yang bersentuhan dengan masyarakat. Ada sekitar tujuh komponen yang menjadi program prioritas efisiensi anggaran, antara lain pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, sanitasi, dan lainnya.

“Jadi, anggaran hasil efisiensi itu akan disalurkan kepada beberapa OPD yang berdasarkan Surat Edaran Mendagri berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, dan lainnya. Nah, OPD-OPD yang berkaitan itu mengajukan program kegiatan yang baru. Jadi pada akhirnya, hasil efisiensi itu digunakan untuk kepentingan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tegasnya.

Ricky menyebutkan, teknis pelaksanaan efisiensi di daerah mengadopsi Keputusan Menteri Keuangan. Komponen yang diefisiensi antara lain alat tulis kantor, perjalanan dinas, kegiatan seremonial, bimbingan teknis, dan lainnya.

BACA JUGA  Efisiensi Anggaran Pendidikan Jangan Abaikan Tenaga Pendidik

“Pada belanja modal, yang diefisiensi itu pembelian kendaraan dinas. Terus juga pengadaan-pengadaan barang yang masih bisa ditunda,” pungkasnya. (Zea/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Stasiun Meteorologi Yogyakarta Peringatkan Gelombang Tinggi Perairan Samudera Hindia

STASIUN Meteorologi Yogyakarta mengeluarkan peringatan dini terhadap tinggi gelombang di perairan Samudera Hindia di sebelah selatan Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bantul dan Kabupaten Gunungkidul yang dimungkinkan terjadi pada Senin (5/10)…

Pertamina Gelar Pemeriksaan Gigi Gratis untuk Anak Berkebutuhan Khusus

PERTAMINA Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah bersama IKA UNAIR Komisariat Fakultas Kedokteran Gigi Spesialis Kedokteran Gigi Anak menggelar pemeriksaan gigi gratis ‘Senyum Sehat untuk Anak Istimewa di P3D Semar…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

PSI Cianjur Bidik Enam Kursi DPRD pada Pileg 2029

  • October 5, 2026
PSI Cianjur Bidik Enam Kursi DPRD pada Pileg 2029

Bawa Suara Petani, Film Dokumenter Karya Mahasiswa UGM Tembus Semifinal Inspiring Asia

  • October 5, 2026
Bawa Suara Petani, Film Dokumenter Karya Mahasiswa UGM Tembus Semifinal Inspiring Asia

Bantu Mahasiswa UTS, Fapet UGM Bagikan 2.577 Butir Telur Rebus Gratis

  • October 5, 2026
Bantu Mahasiswa UTS,  Fapet UGM Bagikan 2.577 Butir Telur Rebus Gratis

Stasiun Meteorologi Yogyakarta Peringatkan Gelombang Tinggi Perairan Samudera Hindia

  • October 5, 2026
Stasiun Meteorologi Yogyakarta Peringatkan Gelombang Tinggi Perairan Samudera Hindia

Hore! Dua Badak Sumatera di TNWK Dilaporkan Tengah Hamil

  • October 5, 2026
Hore! Dua Badak Sumatera di TNWK Dilaporkan Tengah Hamil

Densus 88 Tangkap 11 Terduga Teroris di Enam Provinsi

  • October 4, 2026
Densus 88 Tangkap 11 Terduga Teroris di Enam Provinsi