
BUPATI Humbang Hasundutan, Oloan P. Nababan, secara resmi melepas tujuh siswa sekolah dasar (SD) untuk mengikuti Gasing Intensif Program (GIP) – Anak Super Indonesia di Jakarta. Program itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para siswa dalam matematika dengan metode Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan), serta mempersiapkan mereka untuk kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam sambutannya, Bupati Oloan P. Nababan menekankan pentingnya pendidikan sebagai investasi bagi masa depan daerah.
“Ini merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Humbahas. Saya berharap anak-anak dapat mengikuti pembelajaran dengan semangat, menjaga kesehatan, dan tetap kompak. Kepada Dinas Pendidikan, saya meminta agar memberikan pendampingan dan pengawasan selama program berlangsung,” ujarnya.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Humbahas, Martahan Panjaitan, menjelaskan bahwa GIP-Anak Super Indonesia 2025 diselenggarakan oleh Yayasan Teknologi Indonesia Jaya (YTIJ). Program itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika berbasis metode Gasing dan menyiapkan siswa menuju kompetisi tingkat lanjutan.
“Ketujuh siswa yang diberangkatkan merupakan pemenang Olimpiade Matematika Gasing yang sebelumnya digelar di Kabupaten Humbahas. Ini menjadi kesempatan emas bagi mereka untuk mengembangkan kemampuan dan pengalaman di bidang matematika,” jelas Martahan.
Keikutsertaan siswa-siswi Humbahas dalam program ini diharapkan dapat memotivasi pelajar lain untuk semakin giat belajar serta membawa dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di daerah tersebut.
Ketujuh siswa terpilih adalah:
1. Richard Cristian Banjarnahor (UPT SMPN 002 Pasaribu, Doloksanggul)
2. Yurcel Rifaldi Purba (UPT SDN 012 Sirisirisi)
3. Gian Asher Panjaitan (SD Swasta Santa Maria Doloksanggul)
4. Dwi Calisya Sinaga (SD Swasta Bintang Kejora Lintongnihuta)
5. Burju Manarihon Purba (UPT SDN 019 Lumban Purba)
6. William Johan Banjarnahor (UPT SDN 053 Parsingguran)
7. Tri Bintang Munthe (UPT SDN 005 Bonanionan) (satu/N-01 )








