Bencana Longsor di Bali Tewaskan Delapan Orang

BENCANA longsor di Bali tewaskan delapan orang. Pernyataan itu disampaikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Tim SAR gabungan telah mengevakuasi semua jasad korban.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulis Selasa, (21/1) mengatakan dari 8 korban longsor meninggal, empat orang warga Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung.

“Dan empat korban lainnya dari Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar,” kata Abdul Muhari.

Untuk jasad dua korban longsor di Desa Pikat, Kecamatan Dawan, ditemukan Minggu (19/1) beberapa jam setelah bencana. Sedangkan dua korban lainnya ditemukan Senin (20/1).

Adapun empat jasad korban meninggal di Desa Ubung Kaja, Kota Denpasar ditemukan Senin (20/1).

BACA JUGA  Pengungsi Erupsi Semeru Mulai Pulang, 187 Pendaki Selamat

Mereka ditemukan beberapa jam setelah bencana longsor terjadi.

Bencana longsor di Bali juga menyebabkan tujuh orang luka-luka. Tim SAR telah evakuasi tujuh orang korban selamat dan kini mendapay perawatan medis.

“Dari kedua lokasi bencana tersebut masih ada dua korban yang dilaporkan hilang dan dalam proses pencarian,” kata dia.

BNPB mengimbau masyarakat mewaspadai hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dan disertai petir di sebagian besar di Provinsi Bali.

Kondisi cuaca itu dapat memicu tanah longsor ataupun bencana hidrometeorologi lain seperti banjir bandang.

BNPB meminta warga tinggal bantaran sungai dan tebing mewaspadai longsor. (*/S-01)

BACA JUGA  Perhimpunan Fotografer Bali Boyong 24 Penghargaan di Ajang Salon Foto Indonesia ke-44

Siswantini Suryandari

Related Posts

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

LURAH Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berinisial RCS, ditetapkan menjadi tersangka kasus penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) Kalurahan Condongcatur di dua tempat kejadian perkara. Dalam kasus penyalahgunaan tanah kas…

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

DIREKTORAT Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Tengah mengungkap sejumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Salah satunya dugaan kekerasan fisik dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

  • June 30, 2026
Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

  • June 30, 2026
Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

  • June 30, 2026
Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak