Dukung Swasembada Pangan, Polres Sragen Siapkan Lahan 15,8 Hektar

KEPOLISIAN resor Sragen bersama Kesatuan Pemangkuan Hutan ( KPH) Telawa dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Sragen menyiapkan lahan seluas 15,8 hektar, sebagai dukungan untuk program swasembada pangan yang dicanangkan Pemerintah Pusat.

“Kami dari Polri mendukung kegiatan program swasembada pangan, khususnya Polres Sragen bertugas sebagai penggerak dan pendamping,” ujar Kapolres Sragen, AKBP Petrus Parningotan Silalahi kepada Mimbar Nusantara, Jumat (17/1/2025) di Sragen.

Menurutnya, dalam program 1 juta hektar yang direncanakan pemerintah, Polres Sragen sebenarnya mendapatkan target 10 hektar. Tapi hasil koordinasi dengan
DKP3 Sragen dan Perhutani ( KPH Telawa ) serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan ( LMDH) Wono Makmur, bisa menyediakan 15,8 hektar milik Perhutani.

BACA JUGA  Kementerian ATR/BPN Berkomitmen Wujudkan Swasembada Pangan

Lokasi lahan memanfaatkan petak 14 A-1 Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Juranggandul, BKPH Gemolong, yang berada si Dukuh Jonggolsari, Desa Brojol, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen.

“Lahan akan ditanami jagung dengan konsep tumpangsari. Dan pada 9 Januari lalu, Polres Sragen bersama Kepala DKP3 Sragen, Administratur KPH Telawa dan Ketua LMDH Wono Makmur serta unsur terkait, telah mengecek kesiapan lahan,” imbuh Petrus.

Rencananya, pada 21 Januari nanti dilaksanakan kegiatan penanaman serentak di luasan lahan yang disiapkan tersebut, dengan jagung jenis hibrida pioner.  (WID/N-01)

BACA JUGA  Samosir Padukan Budaya dan Pertanian di Festival Manuan Eme

Dimitry Ramadan

Related Posts

Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal

OPERASI pencarian dan pertolongan terhadap dua orang korban yang terseret arus di selokan bawah Hotel Delaga Biru, Kelurahan Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, resmi ditutup setelah seluruh korban berhasil ditemukan.…

Tertular Campak, Dokter Asal Kabupaten Cianjur Wafat 

SEORANG dokter internship di salah satu RS di Cianjur, Jabar, berinisial AMW (26) dikabarkan meninggal dunia dengan status suspek campak pada Kamis (26/3). Saat mendengar kabar tersebut, Gubernur Dedi Mulyadi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal

  • March 30, 2026
Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal

UIN Sunan Kalijaga Masuk Ranking V Bidang Hukum Versi Scimago

  • March 30, 2026
UIN Sunan Kalijaga Masuk Ranking V  Bidang Hukum Versi Scimago

Tertular Campak, Dokter Asal Kabupaten Cianjur Wafat 

  • March 30, 2026
Tertular Campak, Dokter Asal Kabupaten Cianjur Wafat 

Para Siswa Sambut Hari Pertama Sekolah dengan Gembira

  • March 30, 2026
Para Siswa Sambut Hari Pertama Sekolah dengan Gembira

Tingkatkan Pelayanan, Manajemen Gembira Loka Zoo Naikkan Harga Tiket

  • March 30, 2026
Tingkatkan Pelayanan, Manajemen Gembira Loka Zoo Naikkan Harga Tiket

Pemprov Jabar Sudah Terapkan WFH

  • March 30, 2026
Pemprov Jabar Sudah Terapkan WFH