Mendikdasmen Puji Program Makan Siang Bergizi di Semarang

MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meninjau langsung pelaksanaan program Makan Siang Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 12 Semarang. Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasinya terhadap implementasi program tersebut di Semarang, Jawa Tengah.

“Alhamdulillah saya sudah observasi tiga kelas. Semua berjalan lancar, pengiriman tepat waktu, dan menunya sesuai dengan yang diharapkan Pak Presiden, memenuhi standar gizi,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia juga menjelaskan, program ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa, seperti berdoa sebelum makan, menjaga kebersihan, dan memimpin doa.

“Ini usaha kita untuk membentuk generasi yang sehat jasmani dan berkarakter. Misalnya, membiasakan doa sebelum makan dan tanggung jawab untuk kebersihan setelahnya,” tambahnya.

BACA JUGA  Mendikdasmen Belum Diajak Diskusi Siswa Masuk Barak TNI

2679 paket

Di Semarang, program ini baru diterapkan di delapan sekolah, mencakup jenjang KB, TK, SD, SMP, dan SMA. Total terdapat 2.679 paket makan siang bergizi gratis yang didistribusikan, termasuk menu nasi putih, ayam asam manis, tahu goreng, tumis kacang panjang wortel, dan semangka.

Abdul Mu’ti menambahkan, program ini masih dalam tahap awal dengan target 190 sekolah di 26 provinsi. Hingga akhir Januari 2025, program ini direncanakan menjangkau 973 sekolah di seluruh Indonesia. “Kami berharap program ini terus berjalan dengan lancar, karena ini adalah prioritas nasional,” tuturnya.

Perhatian pusat

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau yang akrab disapa Mbak Ita saat mendampingi kunjungan Mendikdasmen menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan gizi anak-anak.

BACA JUGA  Anggaran Makan Bergizi Gratis Pemkab Bandung Rp100 Miliar

“Tentu ini kita dari Pemerintah Kota Semarang khususnya juga teman-teman dari pemerintah daerah lain pasti mendukung. Karena tidak pakai APBD tapi anak-anak kita diberi makan semuanya. Ini adalah bentuk perhatian atau bentuk program yang nyata dari pemerintah di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo dan Pak Wapres Gibran,” ujar Mbak Ita

Lebih lanjut, pihaknya juga memuji langkah Mendikdasmen yang dalam waktu singkat pemerintahannya mengenalkan Senam Anak Indonesia Hebat serta Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. “Tentu kami berharap lebih banyak lagi program yang dapat membawa anak-anak kita menjadi luar biasa,” pungkasnya. (Htm/N-01)

BACA JUGA  Menag Pastikan para Santri juga Dapat Makan Bergizi Gratis

Dimitry Ramadan

Related Posts

TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

KAPAL induk pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi yang dibeli dari Italia saat tengah dalam perjalanan menuju Tanah Air. Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) pun memastikan akan mengawalnya saat memasuki…

Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

HINGGA saat ini masih banyak terjadi kekerasan di lingkungan kampus, baik yang dilaporkan maupun tidak dilaporkan. Untuk mewujudkan lingkungan akademik yang aman dan inklusif tidak hanya membutuhkan kebijakan, tetapi juga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

  • September 15, 2026
TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

  • September 15, 2026
Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

  • September 15, 2026
Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

  • September 14, 2026
Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

  • September 14, 2026
Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG

  • September 14, 2026
Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG