Pemkab Cianjur Siapkan Lahan Relokasi Dua Hektar

PEMERINTAH  Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyiapkan lahan relokasi seluas 2 hektare untuk warga terdampak pergerakan tanah.

Tanah tersebut digunakan untuk relokasi 204 kepala keluarga warga Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak terdampak pergerakan tanah yang tidak jauh dari kampung asal.

Bupati Cianjur Herman Suherman sudah meminta pihak desa dan kecamatan menyiapkan lahan untuk relokasi sebagai upaya penanganan cepat.

“Pemerintah akan membantu ketika ada kesulitan terkait lahan untuk relokasi seperti di Desa Waringsari, Kecamatan Takokak,” kata Herman Suherman, Sabtu (14/12).

“Pemerintah sudah menerima usulan lahan yang dapat dibeli untuk dijadikan perkampungan baru,” lanjutnya.

Penyediaan lahan untuk relokasi di sejumlah kecamatan di Cianjur mulai dilakukan sejak diterapkan tanggap darurat bencana pergerakan tanah.

BACA JUGA  Banjir di Eropa Tengah Meluas, 57 Ribu Warga Polandia Terdampak

Saat ini pihaknya sudah meminta dinas terkait menuntaskan seluruh proses agar warga yang terdampak harus direlokasi.

Masyarakat terdampak bisa memiliki kepastian untuk pindah dan tidak jauh dari kampung asal.

Serta memastikan lahan yang diajukan laik huni dan tidak terdampak atau terancam tanah bergerak.

“Kami masih menunggu data pasti berapa rumah yang harus direlokasi di empat titik kecamatan terdampak,” terang Herman Suherman.

Sedangkan untuk rumah rusak tidak direlokasi namun mendapat bantuan stimulan dari pemerintah pusat.

Saat ini sedang dilakukan kelengkapan data untuk rumah rusak.

Ada tiga titik relokasi di tiga kecamatan yaitu Kadupandak, Tanggeung dan Agrabinta.

Desa dan Kecamatan setempat sudah memiliki lahan desa untuk digunakan sebagai tempat tinggal warga.

BACA JUGA  Amankan Nataru, Kapolri Siapkan Tim Operasi Aman Nusa

Lahan-lahan relokasi ini harus aman sesuai dengan hasil penelitian dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman

POLSEK Sleman menerima laporan ditemukannya sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki di Zona Klitikan Pasar Sleman, di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat pagi. Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo…

JFW 2026, Ruang Bertemunya Identitas Lokal dan Jejaring Global

WAKIL Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X  resmi membuka gelaran Jogja Fashion Week (JFW) XXI 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Banguntapan, Sleman, pada Kamis (13/08). Ajang itu diharapkan jadi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

  • August 15, 2026
Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

  • August 14, 2026
Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

  • August 14, 2026
Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden