Orang Tua Harus Tahu Penggunaan Gadget Sehat untuk Anak

PENGGUNAAN gadget sehat pada anak perlu diimbangi dengan pengawasan dan  pengendalian agar tidak digunakan secara berlebihan.

Bila berlebihan dapat memengaruhi perkembangan anak, baik secara sosial, emosional, maupun akademik.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial, Hukum dan Ilmu Politik (Fishipol) UNY Argent Prianda Dewanta menyampaikan hal itu dalam sosialisasi penggunaan gadget bagi warga Dusun Nangsri, Srihardono, Pundong, Bantul.

Ketua BEM Fishipol UNY tersebut memaparkan, keluarga melalui orang tua memiliki peran sentral dan mendasar dalam mengarahkan penggunaan gadget secara bijak pada anak.

“Banyak efek negative apabila anak terlalu banyak berinteraksi dengan gadget,” kata Argent, Senin (25/11).

Di antaranya, anak cenderung mengalami penurunan interaksi sosial dengan orang di sekitarnya.

BACA JUGA  Kontes Robot Terbang Indonesia di Hari Kedua Berlangsung Seru

Ini bisa mengakibatkan berkurangnya kemampuan anak memahami norma dan nilai sosial serta berpotensi mengalami isolasi sosial/ kecenderungan menarik diri dari lingkungan sekitar.

Selain itu anak lebih rentan terhadap kecemasan, stres, dan masalah tidur akibat paparan konten digital berlebih.

Ketergantungan pada gadget dapat mengurangi kemampuan anak mengelola emosi.

Pengaruh penggunaan gadget berlebihan terhadap prestasi akademik juga dapat mengurangi kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan fokus.

Anak kehilangan kemampuan berpikir kritis karena terbiasa menerima konten pasif tanpa refleksi mendalam. Potensi gangguan fokus dan daya ingat akibat stimulasi berlebih.

Orang tua harus pahami penggunaan gadget sehat

Argent menyarankan agar orang tua menetapkan jadwal screen time secara teratur.

BACA JUGA  UNY Raih Penghargaan Anugerah Diktisaintek 2024

Terapkan zona bebas gadget misalnya kamar tidur dan ruang makan, serta membatasi penggunaan gadget di depan anak.

“Ciptakan waktu berkualitas bersama keluarga tanpa menggunakan gadget misalnya makan bersama atau diskusi keluarga” jelas Argent.

“Dorong anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial di lingkungan, seperti bermain bersama teman atau mengikuti kegiatan komunitas,” lanjutnya.

Sosialisasi penggunaan gadget ini merupakan inisiasi mahasiswa KKNM-17782 UNY di Dusun Nangsri.

Terdiri dari Ilyas Nur Muhammadin, Rayhan Naafi Fahreza, Frea Basitha Suri, dan Niskala Nailal Izza.

Kemudian Eko Setyo Prayogi, Dwi Saputri, Cindy Setyowati, Zahra Nabilla Putri, Viko Dwi Cahyono dan Azfa Mecca Taffana.

Menurut Koordinator KKNM-17782 Ilyas Nur Muhammad kegiatan ini digelar atas permintaan warga yang ingin adanya sosialisasi cara orang tua mengawasi anak dalam menggunakan gadget.

BACA JUGA  UNY Kembali Kukuhkan Lima Guru Besar Baru

“Selain itu juga untuk mencegah anak kecanduan gadget yang akan berdampak kurang baik bagi diri dan lingkungannya” ujar Ilyas.

Harapannya dengan pelatihan ini orang tua dapat membimbing anak dalam memilih konten, sekaligus mengedukasi dan berdiskusi dengan anak terkait konten yang boleh dilihat. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menyampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan kasus gangguan dan pembubaran paksa kegiatan ibadah jemaat Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Sewon, Bantul, yang terjadi pada Minggu (24/5/2026) lalu.…

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

BALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mengungkapkan hasil pengamatan selama sepekan pada 7-13 Agustus, terjadi 1.205 gempa dan 98 kali awan panas guguran. Kepala BPPTKG Yogyakarta Agus…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

  • August 15, 2026
Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

  • August 14, 2026
Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

  • August 14, 2026
Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden