Ribuan Massa Iringi Pendaftaran Bacabup seorang Anggota DPR di Brebes

RIBUAN kader dan simpatisan PDIP di Brebes, Jawa Tengah, mengiringi anggota DPR, Paramitha Widya Kusuma saat mengambil formulir pendataran bakal calon (bacalon) bupati di kantor DPC PDIP Brebes, Sabtu (4/5/2024).

Setelah mengambil formulir, anggota DPR itu pun langsung memberikan pernyataan kepada wartawan. Wanita yang akrab disapa Mbak Mitha itu menyatakan alasan mengikuti pilkada karena ingin membangun daerah. Karena alasan itu lah, ia pada pileg 2024 tidak mencalonkan lagi.

“Saya ingin pulang kampung, makanya pemilu kemarin sengaja tidak mencalonkan diri. Bila jadi Bupati pengin membangun Brebes,” ujarnya.

Dia menuturkan dengan menjadi bupati, akan lebih mudah dalam membenahi segala hal. Beberapa di antaranya soal kemiskinan ekstrem, stunting, dan pendidikan.

BACA JUGA  Total KPU Terima 79 Pendaftaran Paslon di Hari Pertama

“Masalah kemiskinan, kesehatan, dan pendidikan itu prioritas utama yang perlu dibenahi. Jangan sampai kondisinya makin memburuk,” tandasnya.

Meski selama menjadi anggota DPR sudah banyak membawa bantuan,  diakuinya belum bisa menyelesaikan masalah tersebut. Dia mencontohkan, bantuan rumah tidak layak huni sebanyak 1700 unit belum bisa menyelesaikan sepenuhnya. Mitha meneruskan, program bedah rumah harus menjadi prioritas agar masyarakat bisa lebih sejahtera.

“Ternyata masih kurang banyak, padahal sudah pernah membawa program ke Brebes sebanyak 1700 unit bedah rumah,” ucapnya.

Sebagai tambahan informasi, Mitha adalah anggota DPR yang berperan membantu pengangkatan honorer tenaga kesehatan.
Saat itu, muncul polemik formasi PPPK di Brebes yang diajukan sebanyak 2.555 hanya disetujui 1.742 formasi. Sisanya 813 formasi nakes dihapus.

BACA JUGA  Gabung Koalisi Tasikmalaya Maju, Gerindra Resmi Usung CNY Jadi Bupati

Atas keprihatinan itu, ia turun tangan dan langsung menemui Menpan RB. Dari lobi yang dilakukan Mitha, 813 formasi yang semula dihapus akhirnya dikembalikan.(PAR/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

SESOSOK bayi perempuan ditemukan di beranda sebuah rumah di Dusun Somosari, Ngrangsang RT 07/RW 04 Selomartani, Kalasan, Sleman, pada Minggu pagi. Berdasarkan keterangan saksi, In (61), perempuan, warga Selomartani, Kalasan,…

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

PEMERINTAH Kabupaten Sleman memantau langsung pelaksanaan Musyawarah Kalurahan Pemilihan Lurah Pergantian Antar Waktu (PAW) Tahun 2026 yang berlangsung di lima kalurahan di wilayah Kabupaten Sleman, Minggu. Pelaksanaan Pemilihan Lurah PAW …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

  • September 27, 2026
Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

  • September 27, 2026
Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

  • September 27, 2026
Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit