Demam Berdarah Dengue Jangkiti Warga Kota Pekanbaru

DEMAM berdarah dengue (DBD) menjangkiti warga Kota Pekanbaru, Riau. Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru  mengimbau warga waspadai penyebaran DBD.

Kondisi ini seiring Kota Pekanbaru memasuki cuaca penghujan sejak akhir pekan kemarin.

Sampai saat ini ada dua orang meninggal dunia usai mengidap DBD di kota ini. Selain itu terdapat ratusan kasus DBD ditangani sejak Januari lalu.

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat jumlah kasus demam berdarah dengue yang ditangani hingga awal November, yakni 459 kasus.

Namun dipastikan kini tidak ada lagi pasien yang masih jalani perawatan.

“Kita pastikan saat ini tidak ada pasien yang masih mendapat perawatan medis setelah didiagnosa positif DBD,” kata Plt Kepala Dinkes Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, Jumat (15/11).

BACA JUGA  Cegah Penyebaran PMK, Riau Perketat Keluar Masuk Hewan Ternak

Masyarakat mesti mewaspadai ancaman demam berdarah. Mereka jangan sampai terlambat menerima perawatan medis ketika terindikasi DBD.

Ingot mengingatkan warga mewaspadai sejumlah gejala awal DBD. Gejalanya yakni demam tinggi, kulit bintik merah dan nyeri sendi atau otot.

Gejala lainnya yakni sakit perut, diare dan muntah. Apabila mendapat gejala itu bisa segera memberi pertolongan pertama.

“Seperti minum air putih sebanyak mungkin, lalu minum obat penurun demam dan kompres dengan air dingin,” jelasnya.

Untuk mencegahnya lakukan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Mulai dari menguras tempat penampungan air. Menutup[ tempat penampungan air.

Kemudian mendaur ulang barang bekas yang menjadi tempat sarang nyamuk. (Rud/S-01)

BACA JUGA  Artis Hana Hanifah Diduga Terima Aliran Dana Korupsi SPPD Fiktif 

Siswantini Suryandari

Related Posts

Gubernur KDM Beri Uang Tunggu untuk Korban Selamat Kecelakaan Kapal Virgo

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi akan memberikan uang tunggu bagi 12 korban selamat dalam kecelakaan Kapal Virgo Transport 8. Para korban kini berada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Setiap korban selamat…

PSI Soroti Revisi SE Bupati Cianjur Soal UHC

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, akhirnya mencabut Surat Edaran Bupati Cianjur tentang penghentian program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas setelah memicu polemik. Namun, berbagai elemen memandang masih banyak pekerjaan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

KPK Tangkap Ketua DPP Golkar dan Presdir Summarecon

  • September 15, 2026
KPK Tangkap Ketua DPP Golkar dan Presdir Summarecon

Aktris Dewasa Jepang Hana Kuraki Meninggal di Usia 25 Tahun

  • September 15, 2026
Aktris Dewasa Jepang Hana Kuraki Meninggal di Usia 25 Tahun

Sekolah Ceria RDP Dukung Psikososial Anak Terdampak Gempa NTT

  • September 15, 2026
Sekolah Ceria RDP Dukung Psikososial Anak Terdampak Gempa NTT

Mahasiswa Baru UAD Ikuti P2K Prakarsa 2026

  • September 15, 2026
Mahasiswa Baru UAD Ikuti P2K Prakarsa 2026

Sandal Pintar Pendeteksi Komplikasi Diabetes

  • September 15, 2026
Sandal Pintar Pendeteksi Komplikasi Diabetes

Keterbatasan Fisik bukan Halangan untuk Lantunkan Al-Qur’an

  • September 15, 2026
Keterbatasan Fisik bukan Halangan untuk Lantunkan Al-Qur’an