Komitmen Bantu Literasi Ribuan Siswa dan Guru, Nyalanesia Gelar FLN di Solo

NYALANESIA, sebuah lembaga startup literasi di Solo terus berkomitmen membantu sekolah di Tanah Air untuk menyediakan ruang berkarya bagi para siswa dan guru.

Terkini, Nyalanesia menggelar Festival Literasi Nasional (FLN) 2024 selama tiga hari, mulai Jumat (26/4) di Tirtonadi Convention Hall , Solo.

“Ya sebuah acara puncak pertemuan, pembelajaran, perayaan, dan penganugerahan bagi guru dan siswa yang telah mengikuti program – program literasi dari Nyalanesia,” tukas Ketua Pelaksana FLN 2024 Imam Subchan, di Solo, Kamis (25/4).

Tema yang diusung dalam FLN ke-8 ini adalah Indonesia Berkarya dengan melibatkan  83.195 siswa dan guru dari seluruh Indonesia. Mereka ini aktif dalanprogram literasi dan pelatihan, dan bahkan ada yang sudah berhasil  mendapatkan sertifikasi kompetensi dan telah menerbitkan beragam karya fiksi dan nonfiksi.

BACA JUGA  SLI Berkomitmen Tingkatkan Literasi Keuangan Guru dan Pelajar di Medan

Dari ajang FLN 2024 nanti, lanjut Imam, akan ditentukan nama-nama siswa, guru dan sekolah dengan karya-karya terbaiknya,  untuk memperebutkan total hadiah ratusan juta.

Agenda FLN akan dimulai dari Gala Dinner (26 April) di House of Danar Hadi,  dan kemudian berlanjut ke acara utama Tirtonadi Convention Hall. Pada hari terakhir akan ditutup dengan NyalaTour untuk merasakan pengalaman membatik serta mengenal nilai-nilai edukasi di dalamnya.

Menurut Imam Subchan,  Nyalanesia rutin tiap tahun menggelar FLN di Kota Solo. “Ya ini sekaligus sebagai perwujudan komitmen bersama antara Nyalanesia dan Pemkota setempat untuk menjadikan Solo sebagai Kota Literasi Dunia yang dideklarasikan sejak
tahun 2022,” ujar dia.

BACA JUGA  Ada Sejumlah Opsi Guru Mengajar di Sekolah Rakyat

Gelaran FLN ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, seperti Bank Indonesia, Pelindo, Cakap, Gramedia, Petrokimia Gresik, Grand Orchid, SolveEdu, serta beberapa media partner. Tahun lalu FLN mendapatkan rekor MURI. (WID/M-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Akademisi Dukung Komdigi Batasi Medsos pada Anak

DI tengah upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan nasional, tantangan terbesar muncul bukan hanya dari kurikulum, melainkan gangguan konsentrasi akibat adiksi digital. Itu sebabnya pemberlakuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun…

60.000 Guru Masuki Masa Pensiun per Tahun

BADAN Perencanaan Pembangunan Naional menyebutkan hingga  2030 mendatang, jumlah guru yang pensiun mencapai 60.000 orang per tahun. “Tahun 2025 Bappenas dalam dokumen revitalisasi LPTK mengindikasikan sekitar 66.188 guru yang pensiun…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Ketua MPR Ahmad Muzani Didampingi Wabup Mimik Sowan ke Gus Ali Masyhuri

  • April 19, 2026
Ketua MPR Ahmad Muzani Didampingi Wabup Mimik Sowan ke Gus Ali Masyhuri

Jusuf Kalla: Jokowi Jadi Presiden karena Saya

  • April 18, 2026
Jusuf Kalla: Jokowi Jadi Presiden karena Saya

Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Jalan Lintas Sumatera Tergenang

  • April 18, 2026
Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Jalan Lintas Sumatera Tergenang

Gebuk Persis Solo, Arema Naik ke Posisi Sembilan

  • April 18, 2026
Gebuk Persis Solo, Arema Naik ke Posisi Sembilan

Samator Hempaskan Garuda Jaya di Laga Terakhir

  • April 18, 2026
Samator Hempaskan Garuda Jaya di Laga Terakhir

Akademisi Dukung Komdigi Batasi Medsos pada Anak

  • April 18, 2026
Akademisi Dukung  Komdigi Batasi Medsos pada Anak