Alkohol dan Tenggelam Penyebab 7 Remaja Tewas di Kali Bekasi

ADA kandungan alkohol pada tubuh tujuh jasad remaja tewas mengambang di Kali Bekasi, Perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Kota Bekasi.

Kesimpulan itu bersumber dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri telah selesai melakukan autopsi terhadap tujuh jasad.

Pemeriksa Toksikologi Forensik Puslabfor Bareskrim Polri, AKP Helmiady mengatakan kesimpulan itu keluar setelah Puslabor menerima sampel organ dari masing-masing korban meninggal.

“Kami temukan di semua tubuh dari ketujuh korban, itu positif alkohol jenis etanol atau etil alkohol,” jelas Helmi  dalam keterangan pers di Polres Metro Bekasi Kota, Jumat (4/10).

Puslabor Mabes Polri awalnya menerima tujuh berkas amplop beserta sebuah box styrofoam berisi organ tubuh masing-masing jenazah.

BACA JUGA  9 Anggota Patroli Diperiksa Terkait Kasus Penemuan 7 Mayat di Kali Bekasi

Organ tubuh yang diterima Puslabfor adalah lambung, hati dan usus.

Ketiga organ ini diperiksa dengan uji toksikologi melalui pemeriksaan pestisida, arsenik, sianida dan alkohol.

“Untuk pestisida tidak terdeteksi, begitu juga arsenik dan sianida, keduanya juga terdeteksi,” ungkapnya.

Sedangkan perwakilan Kedokteran Forensik dari RS Bhayagkara Polri, dr Farah Kaurow menyimpulkan tujuh remaja meninggal karena tenggelam.

Kesimpulan ini didapat setelah RS Polri memeriksa luar dalam kondisi tujuh jenazah.

“Pemeriksaan luar, tujuh jenazah sudah dalam kondisi membusuk lanjut dan masih berpakaian lengkap, tangannya keriput terendam air,” kata Farah Kaurow.

“Untuk pemeriksaan dalam, kami temukan pasir, lumpur di saluran pencernaan dan pernapasan,” lanjutnya.

Tim Forensik juga mengambil sampel getah paru dan sumsum dan ditemukan ganggang atau tumbuhan air.

BACA JUGA  15 Orang Jadi Tersangka Penemuan 7 Mayat di Kali Bekasi

Dan pada tujuh jenazah ini tidak ditemukan luka terbuka maupun patah tulang.

“Hasil kesimpulan, tujuh jenazah meninggal dalam kondisi tenggelam,” kata Farah lagi. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Polisi Tetapkan 72 Tersangka dalam Kasus Karhutla

SEBANYAK 72 orang ditetapkan jadi tersangka dalam kasus dugaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Direktur Tipidter Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Mohammad Irhamni mengatakan penetapan tersangka tersebut merupakan hasil penanganan…

Refleksi HUT RI; Pentingnya Penegakan Hukum dan Pemerataan Ekonomi

KEMERDEKAAN yang diperjuangkan dengan pengorbanan para pendiri bangsa merupakan amanah yang harus terus dirawat dan diisi dari generasi ke generasi. Namun, peringatan kemerdekaan juga harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Ikuti NIB 2026 di Kanada

  • August 24, 2026
Mahasiswa UGM Ikuti NIB 2026 di Kanada

Keluhan Warga Soal ‘Polisi Tidur’ Malah Berujung Dugaan Intimidasi 

  • August 24, 2026
Keluhan Warga Soal ‘Polisi Tidur’ Malah Berujung Dugaan Intimidasi 

Gol Gvardiol Antar Kemenangan Manchester City atas Bournemouth

  • August 24, 2026
Gol Gvardiol Antar Kemenangan Manchester City atas Bournemouth

Perjuangan Srikandi Muda Indonesia Berakhir di Tangan Thailand

  • August 23, 2026
Perjuangan Srikandi Muda Indonesia Berakhir di Tangan Thailand

Polisi Tetapkan 72 Tersangka dalam Kasus Karhutla

  • August 23, 2026
Polisi Tetapkan 72 Tersangka dalam Kasus Karhutla

Harmony of Java 2026 Jadi Panggung Nostalgia dan Kebersamaan Warga Jateng

  • August 23, 2026
Harmony of Java 2026 Jadi Panggung Nostalgia dan Kebersamaan Warga Jateng