Pemkot Bandung Bakal Pasangi Barcode pada Pohon di Lahan Kritis

SEBAGAI bagian dari upaya konservasi lingkungan yang berkelanjutan, pemerintah Kota Bandung Jawa Barat mempersiapkan program penghijauan lahan kritis.

Program itu bertujuan untuk meningkatkan daya dukung lingkungan di Kota Bandung, dengan fokus utama pada kawasan yang berpotensi mengalami bencana dan penurunan kualitas tanah.

Penjabat Wali Kota Bandung, A Koswara Rabu (2/10), menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga lingkungan. Dalam hal ini termasuk peran masyarakat dalam menjaga lahan kritis di kota.

“Kita harus mendorong kepedulian semua pihak untuk menunjukkan bahwa Pemkot sangat fokus pada kelestarian lingkungan dan kapasitas daya dukungnya,” terang Koswara.

Menurut Koswara, rencana penghijauan ini akan dilakukan di beberapa lahan kritis, termasuk di wilayah Kanhay, Cibiru yang memiliki luas sekitar 10 hektar. Pemkot juga berencana menggandeng Dinas Kehutanan Jabar, untuk memastikan keberlanjutan penanaman. Termasuk penentuan jenis pohon yang sesuai untuk fungsi penghijauan dan pengendalian erosi.

BACA JUGA  BPS Catat Inflasi Kota Bandung 1,69%

“Pemkot juga akan berkolaborasi dengan komunitas lokal dan pelaku usaha melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) untuk memperluas cakupan penghijauan, ” tuturnya.

Lakukan pemetaan

Sebagai langkah konkret, lanjut Koswara, pohon yang ditanam akan diberi kode atau barcode, untuk memastikan keberlanjutan dan tanggung jawab pengelolaan pohon hingga mereka tumbuh dengan baik.

Pemkot Bandung juga akan melakukan pemetaan mendetail, untuk menentukan lokasi-lokasi prioritas penghijauan di wilayah yang paling kritis.

“Diharapkan program ini dapat terlaksana mulai pertengahan November 2024. Atau setelah masa kampanye pilkada usai, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan masyarakat Kota Bandung. (Rava/N-01)

BACA JUGA  BI Dukung Perumusan Pembangunan Jawa Barat Bagian Selatan

Dimitry Ramadan

Related Posts

BPS Sebut DI Yogyakarta Alami Deflasi 0,31 Persen pada Juli

BADAN Pusat Statistik (BPS) Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat pada Juli 2026 terjadi deflasi sebesar 0,31 persen secara month-to-month (m-to-m). Sementara itu, secara year-to-date (y-to-d) terjadi inflasi sebesar 1,27 persen, dan…

Pemkot Bandung Matangkan Transisi Pengolahan Sampah

PEMERINTAH Kota Bandung terus melakukan berbagai persiapan menjelang beroperasinya Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2029. Selain menyiapkan armada khusus pengangkut…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

PNM Mekaar Bukti Kehadiran Negara di Pelosok Negeri

  • August 5, 2026
PNM Mekaar Bukti Kehadiran Negara di Pelosok Negeri

Menangi Derby Jatim, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden

  • August 4, 2026
Menangi Derby Jatim, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden

Redam Persija, Persib Segel Tiket ke Final Piala Presiden

  • August 4, 2026
Redam Persija, Persib Segel Tiket ke Final Piala Presiden

BPS Sebut DI Yogyakarta Alami Deflasi 0,31 Persen pada Juli

  • August 4, 2026
BPS Sebut DI Yogyakarta Alami Deflasi 0,31 Persen pada Juli

Pemkot Bandung Matangkan Transisi Pengolahan Sampah

  • August 4, 2026
Pemkot Bandung Matangkan Transisi Pengolahan Sampah

UGM dan NUS Perkuat Kapasitas Riset Pemodelan Penyakit Menular

  • August 4, 2026
UGM dan NUS Perkuat Kapasitas Riset Pemodelan Penyakit Menular