
OPERASI Tim SAR evakuasi korban longsor tambang emas rakyat di Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatra Barat resmi ditutup Minggu (29/9)
Namun operasi Tim SAR bisa dibuka lagi apabila ada laporan pengaduan dari masyarakat lahwa anggota keluarga belum ditemukan.
“Saat ini kami minta untuk melakukan pembukaan posko untuk laporan, apabila ada warga kehilangan maka operasi SAR akan dibuka kembali,”kata Kepala Kantor SAR Padang Abdul Malik dalam keterangannya, Selasa (1/10).
Abdul Malik menjelaskan bahwa dari total korban yang dievakuasi ada 25 orang dengan rincian 13 orang meninggal dunia dan 12 orang selamat.
Sebagian dari korban selamat menjalani perawatan di Rumah Sakit M Natsir Kabupaten Solok.
Tim SAR menutup evakuasi setelah melalui evaluasi selama tiga hari pencarian. Penutupan itu karen tidak ada laporan warga yang kehilangan anggota keluarga.
“Hasil dari evaluasi operasi SAR diusulkan untuk ditutup karena tidak ada laporan warga atas kehilangan keluarganya di akibat longsor di Kabupaten Solok,” tutur Kepala Kantor SAR Padang Abdul Malik
Namun Tim SAR tetap membuka pos pengaduan dan laporan orang hilang terkait longsor di tambang emas tersebut. (*/S-01)







