86 Kepala Keluarga di Magetan Terdampak Cuaca Buruk

SEBANYAK 86 kepala keluarga (KK) terdampak cuaca buruk hujan deras disertai angin kencang di Kabupaten Magetan, Jawa Timur Rabu (25/9) pukul 16.00-19.00 WIB.

Cuaca ekstrem itu berdampak pada dua desa di Desa Manisrejo dan Karangrejo, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan.

Hujan deras disertai angin kencang melanda Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Rabu (25/9), pukul 16.00 WIB hingga 19.00 WIB.

Fenomena cuaca ekstrem ini berdampak pada dua desa di Kecamatan Karangrejo, yaitu Desa Manisrejo dan Desa Karangrejo.

Berdasarkan data yang diterima BNPB, sebanyak 86 kepala keluarga (KK) terdampak akibat cuaca buruk tersebut.

Angin kencang merusak 86 rumah warga dengan kategori rusak sedang. Sedangkan untuk rusak ringan antara lain satu unit fasilitas pendidikan, dan dua unit fasilitas kesehatan.

BACA JUGA  Gudang Logistik di Agandugume untuk Cadangan Pangan

Serta satu gedung pertokoan mengalami kerusakan ringan, sedang hingga berat. Dan dua fasilitas umum terdampak.

Dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bencana cuaca ekstrem tersebut.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya Kamis (25/9) mengatakan perbaikan dilakukan gotong-royong oleh warga dibantu tim personel gabungan dari BPBD, TNI dan Polri setempat.

“Secara umum kondisi di lapangan saat ini sudah kondusif. Material pohon besar yang tumbang dan menimpa rumah juga sudah dibersihkan,” kata Abdul Muhari. (*/S-01)

BACA JUGA  OMC Berhasil Padamkan Seluruh Titik Api di Riau

Siswantini Suryandari

Related Posts

Polda Jateng Kerahkan Helikopter untuk Padamkan Kebakaran TPA Putri Cempo

GUNA mempercepat penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) mengambil langkah strategis dengan mengerahkan armada helikopter jenis Bolkow untuk melakukan operasi pemadaman…

Festival Kota Lama Diperpanjang, Bidik 15.000 Tamu MTQ

FESTIVAL Kota Lama (FKL) Semarang tahun ini berlangsung lebih panjang dari biasanya. Jika biasanya digelar selama 11 hari, FKL XV 2026 diperpanjang menjadi 17 hari, yakni 4-20 September 2026. Perpanjangan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Penantian Panjang Persija untuk Menang di Borneo Terbayar di Laga Pertama

  • September 6, 2026
Penantian Panjang Persija  untuk Menang di Borneo Terbayar di Laga Pertama

Kemenhub Tutup Sementara Bandara Soetta Akibat Erupsi Anak Krakatau

  • September 6, 2026
Kemenhub Tutup Sementara Bandara Soetta Akibat Erupsi Anak Krakatau

Kemenhub Sebut Erupsi Gunung Anak Krakatau belum Ganggu Penerbangan

  • September 5, 2026
Kemenhub Sebut Erupsi Gunung Anak Krakatau belum Ganggu Penerbangan

Polisi Tetapkan 113 Orang Jadi Tersangka Kasus Karhutla

  • September 5, 2026
Polisi Tetapkan 113 Orang Jadi Tersangka Kasus Karhutla

Menteri PPN Deklarasikan Hilirisasi Minyak Sawit Baru

  • September 5, 2026
Menteri PPN Deklarasikan Hilirisasi Minyak Sawit Baru

Coucou Optimistis Capai Target di IIPE 2026

  • September 5, 2026
Coucou Optimistis Capai Target di IIPE 2026