PT KAI Berkomitmen Jaga Arus Distribusi Energi

PT Kereta Api Indonesia  Divisi Regional I Sumatera Utara terus menunjukkan peran strategisnya dalam menjaga kelancaran dan ketahanan arus distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dari terminal pengisian hingga ke wilayah konsumsi masyarakat di seluruh Sumatera Utara.

Pada kuartal III (periode Juli hingga September) tahun 2026, KAI Divre I Sumatera Utara mencatat telah mendistribusikan sebanyak 92.649 ton BBM atau setara dengan 109.325 kiloliter.

Capaian tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 12 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mendistribusikan 82.466 ton atau setara 97.310 kiloliter BBM.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa angkutan BBM berbasis rel merupakan komponen krusial dari sistem logistik energi terpadu.

Mobilitas masyarakat

“Angkutan BBM dengan kereta api merupakan bagian dari sistem logistik energi yang menghubungkan titik pengisian dengan wilayah tujuan distribusi.”

BACA JUGA  Sopir Truk Ngantuk, Tiang Listrik Diseruduk

“Melalui layanan ini, KAI mendukung proses pemindahan BBM secara terjadwal dengan memperhatikan kapasitas angkut, keselamatan perjalanan, serta koordinasi dengan pihak terkait agar proses distribusi dapat berlangsung secara andal,” kata Anwar, Jumat (16/10).

Kebutuhan BBM memiliki keterkaitan erat dengan mobilitas harian masyarakat dan denyut nadi perekonomian di Sumatera Utara. Berbagai sektor, mulai dari transportasi penumpang, distribusi logistik, aktivitas industri, hingga sektor pertanian dan perkebunan membutuhkan kepastian pasokan energi yang berkesinambungan.

Dalam konteks tersebut, kelancaran distribusi BBM menjadi fondasi utama dalam menopang pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.

Bertumbuh

Secara akumulatif, sepanjang periode Januari hingga September 2026, KAI Divre I Sumatera Utara telah mengangkut sebanyak 268.555 ton BBM. Jumlah ini tumbuh 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 239.948 ton.

BACA JUGA  Hama Monyet Resahkan Petani Palawija

Capaian ini menggambarkan kontribusi nyata moda perkeretaapian dalam mendukung pasokan energi daerah sekaligus menjadi landasan bagi KAI untuk terus meningkatkan keandalan layanan logistik barang.

Keunggulan angkutan BBM melalui kereta api juga ditopang oleh tingkat ketepatan waktu (on-time performance) yang tinggi. Sepanjang kuartal III 2026, ketepatan waktu angkutan barang di Divre I Sumatera Utara, baik untuk jadwal keberangkatan maupun kedatangan mencapai 93 persen.

“Angka ketepatan waktu yang tinggi ini membuat jadwal distribusi BBM dengan kereta api lebih terukur dan dapat diprediksi. Hal ini memberikan kemudahan bagi mitra angkutan untuk merencanakan rantai distribusi lanjutan agar pasokan energi dapat sampai lebih cepat dan merata ke tangan masyarakat,” kata Anwar.

Dorong pariwisata

Salah satu koridor utama layanan angkutan BBM ini menghubungkan Terminal BBM Labuhan menuju Terminal BBM Pematangsiantar. Pasokan energi pada jalur ini sangat strategis karena turut menopang kebutuhan energi untuk penguatan sektor pariwisata, khususnya di kawasan destinasi prioritas Simalungun dan Danau Toba/Samosir.

BACA JUGA  KA Rute Semarang-Surabaya masih Memutar Hingga 5 Februari

“KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen untuk terus menjaga keandalan sarana, prasarana dan ketepatan waktu operasional guna memastikan angkutan kereta api dapat menghadirkan layanan logistik energi yang aman, efisien, dan tepat sasaran.”

“Keandalan distribusi BBM ini menjadi wujud dukungan nyata KAI dalam menjamin ketersediaan energi bagi seluruh sektor perekonomian serta memenuhi kebutuhan harian masyarakat Sumatera Utara,” pungkasnya. (Apl/N-01

Dimitry Ramadan

Related Posts

KAI Hadirkan Mini Fair di Stasiun Medan

PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional I Sumatera Utara memanfaatkan tingginya mobilitas penumpang di stasiun untuk memperluas akses pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui gelaran KAI Mini…

Kinerja Bongkar Muat Batu Bara KAI Logistik Meningkat

AKTIVITAS bongkar muat merupakan salah satu mata rantai penting dalam memastikan kelancaran arus komoditas energi dari titik kedatangan menuju fasilitas atau titik tujuan berikutnya. Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan terhadap layanan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Java United Petik Kemenangan Kedua, Madura United Ditahan Bhayangkara

  • October 16, 2026
Java United Petik Kemenangan Kedua, Madura United Ditahan Bhayangkara

Pertamina Apresiasi Upaya Polda Jateng Amankan Stok BBM

  • October 16, 2026
Pertamina Apresiasi Upaya Polda Jateng Amankan Stok BBM

KPK Sita Uang Rp5,47 Miliar, Emas, Kripto dari OTT BNPB

  • October 16, 2026
KPK Sita Uang Rp5,47 Miliar, Emas, Kripto dari OTT BNPB

Presiden Prabowo Lantik Enam Jenderal Jadi Pembantunya

  • October 16, 2026
Presiden Prabowo Lantik Enam Jenderal Jadi Pembantunya

Tidak lagi Jabat Danlanud Adisutjipto, Marsma TNI Ginanto Pamit ke Sultan

  • October 16, 2026
Tidak lagi Jabat Danlanud Adisutjipto, Marsma TNI Ginanto Pamit ke Sultan

Dua ASN yang Gugur dalam Pemadaman Karhutla Bromo, BKN Berikan Penghargaan Setinggi-tingginya

  • October 16, 2026
Dua ASN yang Gugur dalam Pemadaman Karhutla Bromo, BKN Berikan Penghargaan Setinggi-tingginya