
KAI Logistik mencatat kinerja positif pada bisnis angkutan barang retail. Pada triwulan III 2026, Kalog Express tercatat mengelola sekitar 21.423 ton barang retail dan menjadi capaian tertinggi dibandingkan dua triwulan sebelumnya.
Capaian tersebut juga menunjukkan peningkatan secara tahunan, dengan volume angkutan retail pada triwulan III 2026 tumbuh sekitar 14% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sekitar 18.711 ton. Kinerja ini turut mencerminkan semakin berkembangnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan logistik dengan jaringan kereta api.
VP Commercial Kalog, Ferdian Pardosi menyatakan bahwa capaian tersebut menjadi salah satu indikator positif bagi perkembangan bisnis retail perusahaan. “Pertumbuhan volume angkutan retail pada triwulan III menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan logistik terus berkembang. Hal ini menjadi peluang kami untuk terus memperkuat Kalog Express, baik dari sisi jaringan, kapasitas maupun kemudahan akses bagi pelanggan,” paparnya.
Komoditas ekonomi
Menurut Ferdian, kinerja triwulan III tersebut turut ditopang oleh aktivitas pengiriman pada September 2026. Sepanjang bulan tersebut, Kalog Express berhasil mengelola sekitar 6.798 ton barang retail, dengan paket sebagai komoditas utama yang mencapai sekitar 64% atau 4.339 ton dari keseluruhan volume.
Selanjutnya, pengiriman sepeda motor berkontribusi sekitar 32% atau 2.186 ton, sedangkan sisanya berasal dari pengiriman hewan, dokumen, dan komoditas retail lainnya. Sejalan dengan volume angkutan, jumlah barang yang dikelola Kalog Express sepanjang triwulan III 2026 juga meningkat sekitar 15%, dari 847.660 koli pada periode yang sama tahun sebelumnya menjadi sekitar 971.795 koli.
“Khusus pada September, Kalog Express mencatat 254.962 kiriman paket, 13.370 unit sepeda motor, serta 16.709 ekor hewan. Pengiriman sepeda motor pada periode tersebut menjadi capaian tertinggi sepanjang tahun berjalan, yang turut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pengiriman kendaraan antarkota,” tuturnya.
Peningkatan aktivitas tersebut kata Ferdian, berjalan beriringan dengan perluasan akses layanan Kalog Express. Hingga akhir September 2026, Kalog Express telah memiliki 300 service point Kalog Express yang tersebar di berbagai wilayah.
Perkuat konektivitas
Penambahan titik layanan ini menjadi bagian dari upaya perseroan untuk semakin mendekatkan akses logistik kepada masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas antara titik penerimaan barang dengan jaringan distribusi berbasis kereta api.
“Pengembangan KALOG Express tidak hanya diarahkan pada peningkatan volume angkutan, tetapi juga pada penguatan integrasi layanan dari hulu hingga hilir. Kami terus mengembangkan jaringan Kalog Express dengan mengintegrasikan jaringan kereta api bersama layanan first mile dan last mile.”
“Dengan integrasi tersebut, masyarakat dapat memiliki pilihan pengiriman yang semakin fleksibel sesuai dengan kebutuhannya, baik untuk paket, sepeda motor, hewan maupun komoditas retail lainnya,” imbuhnya.
Ferdian menyebut, sejalan dengan upaya memperluas akses sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelanggan, Kalog Express menghadirkan promo diskon pengiriman menuju Bandar Lampung sepanjang Oktober 2026.
Diskon
Promo tersebut memberikan diskon 30% untuk pengiriman paket dan 25% untuk pengiriman sepeda motor yang berlaku dari seluruh service point Kalog Express menuju Bandar Lampung.
Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan kemudahan dan daya saing layanan sekaligus mendukung pergerakan logistik dari Pulau Jawa menuju Sumatra melalui konektivitas transportasi berbasis kereta api. (zahra/N-01)








