Fenomena Praktik Clickbait Konten Afiliasi Demi Cuan

TIM Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosio Humaniora (PKM-RSH) UGM melakukan penelitian berjudul “Harga Sebuah Klik: Praktik Umpan Klik dalam Konten Afiliasi di Aplikasi X sebagai Konsekuensi Ekonomi Atensi dalam Ekonomi Gig”.

Tim tersebut terdiri atas Widyastri Prabaningrum dan Nayla Devira Cahyani dari Ilmu Komunikasi angkatan 2024, Upik Maulia dari Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial angkatan 2023, Rizki Laidha Putri dari Ilmu Hukum angkatan 2024, serta Dini Rindang Ekarini dari Ilmu Ekonomi angkatan 2023.

Penelitian tersebut berangkat dari temuan tim terhadap sebuah utas di media sosial X yang menarik perhatian karena membahas informasi terkini.

Namun, ketika utas tersebut digulir lebih jauh, tim menemukan banyak tautan afiliasi produk e-commerce yang disisipkan di dalamnya.

Nilai ekonomi

Di bawah bimbingan Dosen Ilmu Komunikasi Fisipol UGM, Mashita Phitaloka Fandia Purwaningtyas, S.I.P., M.A., tim mengkaji fenomena tersebut melalui perspektif ekonomi politik komunikasi Vincent Mosco.

BACA JUGA  Tim UGM Raih Juara 1 Kompetisi Esai Inovasi

Dalam penelitian tersebut, tim menemukan bahwa perhatian pengguna tidak lagi sekadar menjadi bagian dari aktivitas bermedia sosial, tetapi juga memiliki nilai ekonomi ketika diarahkan menjadi klik yang berpotensi menghasilkan komisi bagi afiliator.

Dalam konteks ini, umpan klik (clickbait) menjadi salah satu cara untuk merebut perhatian pengguna di tengah persaingan konten digital.

“Kami khawatir jika praktik ini dibiarkan terus berlangsung, ruang digital yang seharusnya menjadi tempat berbagi informasi yang kredibel justru mengalami degradasi karena dipenuhi konten yang mengeksploitasi rasa penasaran audiens demi keuntungan komersial,” jelas Widya selaku ketua tim, dalam keterangan yang dikirim Jumat (11/9).

Terganggu

Yang menarik hasil penelitian ini mengungkapkan konten yang menarik perhatian tidak selalu berarti mendapatkan klik.

BACA JUGA  Tim UGM Persiapkan Pembangunan 550 Unit Huntara di Aceh

Hasil kuesioner terhadap 387 responden menunjukkan bahwa sebagian besar audiens merasa terganggu dengan konten afiliasi yang menggunakan umpan klik, meski respons tersebut lebih banyak muncul dalam bentuk rasa kesal.

Tercatat, para responden juga cenderung tidak tertarik mengklik tautan afiliasi ketika konten terlihat menggunakan umpan klik.

“Sebaliknya, konten afiliasi tanpa umpan klik justru lebih mendorong keinginan audiens untuk mengeklik tautan yang dibagikan,” ujarnya.

Analisa konten

Tak hanya berupa kuesioner, penelitian ini juga dilengkapi dengan analisis konten dan wawancara dengan institusi terkait sebagai pemangku kepentingan untuk melihat praktik umpan klik affiliate serta aspek tata kelola platform.

Dengan menggabungkan perspektif audiens dan tata kelola tersebut, tim berupaya melihat praktik affiliate tidak hanya sebagai strategi pemasaran digital, tetapi juga sebagai bagian dari dinamika ekonomi gig dan ekonomi atensi.

BACA JUGA  UGM Sabet 2 Penghargaan di Kompetisi Mobil Hemat Energi AISeries x AISC Regional

Tim berharap kajian ini dapat memberikan perspektif yang lebih kritis terhadap perkembangan pekerjaan digital sekaligus meningkatkan kesadaran pengguna dalam memahami konten affiliate.

“Penelitian ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya tata kelola platform yang mampu memberikan perlindungan bagi audiens sebagai calon konsumen potensial di tengah perkembangan ekonomi digital,” pungkasnya. (AGT/A-01)

Admin

Related Posts

Tim UGM Raih Juara 1 Kompetisi Esai Inovasi

DUA  mahasiswa Universitas Gadjah Mada, Erick Saoutra Rawung (Teknik Mmesin) dan Michelle Carissa Purnama (Teknik Industri) yang tergabung dalam Tim MichEri menawarkan gagasan inovasi bertajuk “The F.O.R.C.E. Architecture” yakni sebuah…

Pemenang Telkomsel 5G Video Competition Diumumkan

TELKOMSEL Jabotabek Jabar mengumumkan enam pemenang Telkomsel 5G Video Competition Berdasarkan hasil penjurian, berikut enam pemenang Telkomsel 5G Video Competition dari dua kategori, yaitu: Kategori Pelajar/Mahasiswa Juara 1: Nadin Kayla…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Juarai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Akhiri Penantian Panjang

  • October 6, 2026
Juarai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Akhiri Penantian Panjang

Mahasiswa RPL Unisa Raih Predikat Terbaik Uji Kompetensi Keperawatan

  • October 5, 2026
Mahasiswa RPL Unisa Raih Predikat Terbaik Uji Kompetensi Keperawatan

Wisatawan Candi Borobudur Bisa Netralkan Jejak Karbon Lewat Tiket

  • October 5, 2026
Wisatawan Candi Borobudur Bisa Netralkan Jejak Karbon Lewat Tiket

PSI Cianjur Bidik Enam Kursi DPRD pada Pileg 2029

  • October 5, 2026
PSI Cianjur Bidik Enam Kursi DPRD pada Pileg 2029

Bawa Suara Petani, Film Dokumenter Karya Mahasiswa UGM Tembus Semifinal Inspiring Asia

  • October 5, 2026
Bawa Suara Petani, Film Dokumenter Karya Mahasiswa UGM Tembus Semifinal Inspiring Asia

Bantu Mahasiswa UTS, Fapet UGM Bagikan 2.577 Butir Telur Rebus Gratis

  • October 5, 2026
Bantu Mahasiswa UTS,  Fapet UGM Bagikan 2.577 Butir Telur Rebus Gratis