
PERSEBAYA sukses melumat Arema FC dalam derby Jawa Timur di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar Bali, Selasa. Tidak tanggung-tanggung, Persebaya menggunduli Arema FC 4-0.
Dalam laga tanpa penonton yang dikawal wasit Thoriq Munir Alkatiri itu, Persebaya memang tampil menekan sejak laga dimulai. Namun ketatnya pertahanan Arema membuat skuad asuhan Bernando Tavares kesulitan membobol gawang yang dijaga kiper Lucas Frigeri.
Babak pertama ditutup nol gol alias skor kacamata terpampang di papan hingga kedua tim turun minum. Di babak kedua, Persebaya semakin gencar melakukan searangan. Hasilny, empat berhasil mereka sarangkan ke gawang Singo Edan.
Fransisco Rivera membuka gol Bajul Ijo pada menit ke-49 setelah melanjutkan umpan Perovic. Jefferson da Silva menggandakan keunggulan Persebaya setelah memanfaatkan bola rebound hasil penalti gagal
Bruno Moreira menit 76.
Cuaca panas di Bali

Seperti belum puas, Persebaya menambah luka Arema dengan gol ketiganya pada menit ke-82 melalui Fransesco Rivera. Mikael Tata menyempurnakan keunggulan Bajul Ijo menjadi 4-0 pada menit ke-86.
Dengan kemenangan itu, Persebaya Surabaya naik ke posisi ke-4 klasemen sementara dengan 48 poin. Sedangkan Arema tertahan di posisi ke-11 dengan 39 poin.
Saat menyikapi kemenangan timnya, Pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengaku puas. Hanya dia mengakui cuaca panas di Bali sempat menyulitkan mereka. “Tidak mudah menjebol gawang Arema tapi ini menunjukkan tim kami bagus dan kerja keras,” ucap Bernardo selepas laga
Di sisi lain, Pelatih Arema Marcos Vinicius Santos Goncalves mengaku malu. Ia pun meminta maaf kepada suporter Arema. “Minta maaf kepada Arema. Saya malu sekali. Dari babak pertama, dia (Persebaya) bisa membaca permainan kami,” ucapnya. (*/M-01)







