
PERSITA Tangerang nyaris mendapat mendapat malu di hadapan pendukunganya sendiri. Betapa tidak? Saat menjamu PSBS Biak di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Senin (16/2), Persita sempat tertinggal lebih dulu .
PSBS yang bertindak sebagai tim tamu memang mampu mengejutkan tuan rumah. Tim berjuluk Laskar Badai Pasifik itu memimpin lebih dulu melalui gol Ruyery Blanco pada menit 45.
Dalam posisi tertinggal satu gol membuat pelatih Persita Carlos Pena melakukan perubahan setelah turun minum. Ia memasukkan dua pemain sekaligus yakni Eber Bessa dan Charisma Fathoni untuk menggantikan Ramon Bueno dan Zulfan Mukti.
Pergantian yang dilakukan Pena berbuah manis, saat kerja sama Ahmad Nur Hardianto dengan Bessa membuat Persita mendapat hadiah penalti .
Jaga posisi
Namun, Bessa yang maju sebagai algojo gagal menuntaskan tugasnya setelah tembakannya ditebak oleh Kadu pada menit ke-68. Beruntungnya, bola yang dibawa pemain PSBS direbut pemain Persita, yang kemudian diberikan kepada Rayco Rodriguez.
Pemain asal Spanyol itu lalu menembak untuk menaklukkan Kadu. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Tidak sampai dua menit, Pendekar Cisadane bahkan berbalik unggul dengan skor 2-1 pada menit ke-70 ketika Hardianto menanduk bola yang gagal diselamatkan Kadu.
Skor itu bertahan hingga akhir laga. Tambahan tiga poin itu menjaga Persita di peringkat keenam dengan 35 poin, sama dengan Persebaya Surabaya di posisi kelima. Sebaliknya, PSBS tetap di peringkat 15 dengan 17 poin, terpaut dua poin dari zona degradasi. (*/N-01)








