
MANAJEMEN, ofisial, dan seluruh pemain PSS Sleman menyampaikan keprihatinan atas insiden asap yang terjadi di Stadion Maguwoharjo, Sleman, saat menjamu Barito Putera dalam lanjutan Liga 2 Championship, Sabtu (31/1).
Insiden tersebut sempat membuat pertandingan terhenti beberapa menit dan menyebabkan tujuh orang dilarikan ke rumah sakit.
Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa seluruh korban hanya mengalami cedera ringan.
“Berdasarkan pantauan kami langsung ke rumah sakit, semua korban mengalami cedera ringan dan tidak perlu rawat inap. Kami juga terus memantau perkembangannya,” ujar Vita, Selasa (3/2).
Sesuai regulasi kompetisi, manajemen PSS Sleman telah melaporkan kejadian tersebut kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi, dengan tembusan kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Selain itu, manajemen juga mengambil langkah hukum dengan melaporkan peristiwa yang membahayakan keselamatan tersebut kepada pihak kepolisian, agar oknum pelaku dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Vita menyebut insiden ini menjadi pembelajaran penting bagi manajemen untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
“Dari lubuk hati, mari bersama-sama membangun prestasi dan menjaga nama baik PSS Sleman serta sepak bola Indonesia,” katanya.
Pertandingan PSS Sleman kontra Barito Putera tersebut berakhir imbang tanpa gol, 0-0. (AGT/S-01)







