
PSBS Biak sukses memanfaatkan posisinya sebagai tuan rumah. Saat menjamu Persijap Jepara dalam lanjutan Super League di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (27/11/2025) malam WIB, PSBS menang 3-2.
PSBS unggul lebih dulu pada menit ketujuh lewat Ruyery Blanco setelah memanfaatkan umpan Luquinhas. Persijap menyamakan kedudukan pada menit ke-37 lewat Carlos Franca lewat tendangan bebas.
Tuan rumah kembali memimpin lewat tendangan penalti pada menit ke-53 yang dieksekusi Luquinhas. PSBS melebarkan keunggulan pada menit ke-60 lewat gol Heri Susanto.
Persijap yang harus bermain dengan 10 orang pada menit ke-72 setelah Carlos Franca setelah mendapat kartu kuning kedua berhasil menipiskan ketertinggalan lewat penalti Diogo Brito. Skor 3-2 itu berakhir sampai akhir laga.
Dengan hasil itu, PSBS naik ke posisi ke-14 dan sekaligus menjauh dari zona degradasi. Sebaliknya Persijap ada di peringkat ke-16 dengan delapan poin.
Bermain baik

Kesuksesan serupa didapat Persik Kediri. Saat menjamu Semen Padang di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur, Persik menang 2-1.
Kedua gol Persik disumbangkan oleh Jose Enrique Rodriguez pada menit ke-16 dan Ezra Walian pada menit ke-34. Adapun satu-satunya gol Semen Padang dicetak Samuel Christianson Simanjuntak pada menit ke-77.
Hasil ini membuat Persik mengemas 15 poin dari 13 laga dan berada di peringkat 11 klasemen. Sebaliknya, Semen Padang masih terjerembab di dasar dengan 7 poin.
“Semua memberikan yang terbaik, membantu antara satu sama lain. Ini membuktikan gol yang tercipta melalui gerakan cukup baik. Saya percaya tim ini bisa bertambah baik dengan corak pemain yang lebih positif,” kata Pelatih Persik Kediri, Ong Kim Swee selepas laga.
“Saya selalu katakan juga yang (Stadion) Brawijaya merupakan stadion yang selalu memberikan keputusan positif,” lanjut dia.
Di sisi lain, Pelatih Semen Padang Dejan Antonic mengaku kecewa karena gagal membawa tiga poin. “Saya kecewa karena saya pikir kami ada kesempatan besar untuk dapat poin hari ini minimal satu,” kata dia. (*/N-01)









