Golput di Pilkada Serentak 2024 Cukup Tinggi

GOLONGAN putih (golput) dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2024 cukup tinggi. Jumlahnya meningkat drastis dibandingkan pemilihan presiden.

Jakarta menjadi kota dengan golput tertinggi di Pulau Jawa. Data KPU menyatakan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Jakarta mencapai 8.214.007.

Namun pada 27 November lalu saat pelaksaan pencoblosan hanya 4.357.512 pemilih atau 46,95 persen. Jumlah ini tertinggi dalam sejarah pilkada di Jakarta.

Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan Komisi II DPR tengah mencermati kasus tingginya golput pada pelaksanaan Pilkada 2024 yang digelar  serentak.

“Apakah justru menimbulkan anomali terhadap angka golput. Komisi II menjadi mitra kerja KPU belum melakukan rapat komisi maupun rapat dengar pendapat dengan KPU untuk mendalami kasus ini,” kata Rifqi, Jumat (29/11).

BACA JUGA  Pertumbuhan Ekonomi Harus Sentuh Industri

Apalagi Pilkada serentak baru saja dilaksanakan dan saat ini KPU masih melakukan rekapitulasi suara.

Dalam Pilkada serentak kali ini dalam amatan Mimbar Nusantara adalah banyak calon-calon yang memiliki elektabilitas tinggi tidak bisa berkontestasi seperti di Jakarta.

Kemudian ada 41 daerah melawan kotak kosong

Ada sejumlah calon yang maju Pilkada mengalami musibah hingga meninggal dunia. Dan ada juga calon kepala daerah berurusan dengan hukum di tengah kontestasi.

Selain itu ada 287 TPS harus melakukan pemilihan ulang karena bencana alam banjir,  tanah longsor dan erupsi gunung api.

Sedangkan di Papua Tengah terjadi kericuhan menyebabkan gangguan keamanan.(*/S-01)

BACA JUGA  Ridwan Kamil Coblos di Bandung karena tidak Ber-KTP Jakarta

Siswantini Suryandari

Related Posts

  • Blog
  • July 24, 2026
Sri Sultan Bahas Isu Kebangsaan Bersama Gerakan Nurani Bangsa

GUBERNUR  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sekaligus Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menerima silaturahmi para tokoh Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di Keraton Kilen, Kompleks Keraton Yogyakarta, Kamis (23/7)…

Pemkot Bandung Bangun 220 Titik Pengolahan Sampah Berbasis Kewilayahan 

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat transformasi sistem pengelolaan sampah melalui pembangunan hingga 220 titik pengolahan sampah berbasis kewilayahan. Langkah itu menjadi strategi utama untuk mengurangi ketergantungan terhadap Tempat Pembuangan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

  • July 29, 2026
Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

  • July 29, 2026
Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

  • July 29, 2026
Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

Kontroversi Warnai Penunjukan Mancini Sebagai Pelatih Italia

  • July 29, 2026
Kontroversi Warnai Penunjukan Mancini Sebagai Pelatih Italia

Resmi Jadi Arsitek Prancis, Zidane Diharap Kembalikan Kejayaan Les Bleus

  • July 29, 2026
Resmi Jadi Arsitek Prancis, Zidane Diharap Kembalikan Kejayaan Les Bleus

OTT Bupati Pemalang Disebut Terkait Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan

  • July 29, 2026
OTT Bupati Pemalang Disebut  Terkait Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan