Gibran Cawe-Cawe di Pilkada Solo Dukung Respati-Astrid

CAWE-cawe Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka terlihat dalam sosialisasi pasangan calon Respati Ardi-Astrid Widayani dalam Pilkada Solo 2024.

Kehadiran Gibran dinilai sebagai penyalahgunaan posisi strategis tingkat nasional untuk memengaruhi proses pemilihan daerah.

“Keterlibatan Gibran yang sudah berstatus sebagai wakil presiden terpilih itu, jelas melanggar etika politik,” kata juru bicara Solo Melawan Politik Amoral (Sempal), Yosep Haryanto, di Solo, Jumat (13/9).

Ini penyalahgunaan posisi strategis di tingkat nasional untuk memengaruhi proses pemilihan daerah.

Keterlibatannya dalam sosialisasi di Kota Solo beberapa hari lalu menciptakan ketidakseimbangan dalam kompetisi politik.

Dan merugikan paslon lain yang tidak memiliki akses ke figur nasional sekelas Gibran.

Penegasan Yosep ini, merupakan hasil kesimpulan dari diskusi Sempal di Kedai Kopi Laweyan,Kamis malam (13/9).

BACA JUGA  Bawaslu Sleman Teruskan Dugaan Pelanggaran Netralitas 3 Lurah

Diskusi ini untuk menyikapi dinamika tahapan Pilkada serentak, seiring munculnya Gibran dalam sosialisasi paslon Respati- Astrid di sejumlah kampung di Kota Solo beberapa hari lalu.

Bahkan Gobran ikut bagi-bagi sembako. Menurut Sempal, netralitas pejabat publik dan figur nasional adalah hal yang tak bisa ditawar.

Kehadiran putra sulung Presiden Jokowi itu jelas cawe cawe, dan sangat berpotensi menganggu keseimbangan, serta mempengaruhi masyarakat.

Apalagi dalam kegiatan itu muncul politik sembako, atau pembagian bantuan kepada masyarakat menjelang pemilu.

Bantuan itu jelas sebagai  bentuk politik suap, dan bisa dimaknai sebagai membeli dukungan suara dari masyarakat miskin.

“Pada tingkat yang lebih fundamental, politik sembako merusak esensi dari demokrasi itu sendiri. Pemilu mestinya menjadi ajang kontestasi ide, visi,” jelasnya.

BACA JUGA  Jeda Tunggu Pelantikan Sebagai Wapres, Gibran Fokus Belanja Masalah

Harusnya program yang dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat. Bukan ajang kompetisi siapa yang memberikan bantuan lebih banyak.

Sempal mendorong Bawaslu berani mengambil sikap, dan bukan sekadar berstatement bahwa sekarang ini belum ada regulasi Pemilu yang mengatur. Dan belum ada peserta atau paslon yang ditetapkan KPU.

Sempal menuding kegiatan blusukan Gibran bersama paslon Respati dan Astrid berikut keterlibatannya bagi-bagi sembako.

Ini jelas mengaburkan batas antara tanggung jawab nasionalnya dan politik praktis di tingkat lokal.

Bawaslu Harus Tegur Gibran

Bawaslu sebagai wasit dalam pemilu, harus berani bersikap. Mereka merupakan pengawas Pemilu, dan sudah ada laporan,” kata Sempal.

Bawaslu bisa mengimbau agar para calon mengedepankan etika politik agar memberikan pendidikan politik yang benar kepada masyarakat.

BACA JUGA  Dua Paslon Pilgub Sulsel Jalani Tes Kesehatan

Bukan malah memberikan pendidikan politik yang melanggar etika.

Keterlibatan Gibran dalam sosialisasi ini bukanlah persoalan kecil. Sebagai wakil presiden terpilih yang memiliki pengaruh besar.

Kehadirannya dalam mendampingi paslon tertentu memberikan keuntungan yang tidak adil  kepada kontestan lainnya.

“Ya masyarakat dengan mudah memaknai bahwa Gibran secara langsung mendukung pasangan calon tertentu.,” terang Yosep.

Menurutnya tindakan yang sangat amoral dalam konteks demokrasi. “Dan sekali lagi ini merupakan  penyalahgunaan posisi strategis di tingkat nasional guna mempengaruhi proses pemilihan daerah,” pungkas nya. (WID/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

  • Blog
  • July 24, 2026
Sri Sultan Bahas Isu Kebangsaan Bersama Gerakan Nurani Bangsa

GUBERNUR  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sekaligus Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menerima silaturahmi para tokoh Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di Keraton Kilen, Kompleks Keraton Yogyakarta, Kamis (23/7)…

Pemkot Bandung Bangun 220 Titik Pengolahan Sampah Berbasis Kewilayahan 

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat transformasi sistem pengelolaan sampah melalui pembangunan hingga 220 titik pengolahan sampah berbasis kewilayahan. Langkah itu menjadi strategi utama untuk mengurangi ketergantungan terhadap Tempat Pembuangan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

  • August 12, 2026
Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI

  • August 12, 2026
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI

GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

  • August 12, 2026
GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

Polda Jateng Beri Penghargaan kepada 49 Insan Berprestasi

  • August 11, 2026
Polda Jateng Beri Penghargaan kepada 49 Insan Berprestasi

Antisipasi Karhutla, Polda Sulsel Gelar Apel Pasukan

  • August 11, 2026
Antisipasi Karhutla, Polda Sulsel Gelar Apel Pasukan

Dieng Culture Festival 2026 Siap Beri Pengalaman Berbeda

  • August 11, 2026
Dieng Culture Festival 2026 Siap Beri Pengalaman Berbeda