
PEMBALAP Aprilia Racing Marco Bezzecchi sukses memenangi MotoGP Indonesia 2026. Bezzecchi menyelesaikan balapan sepanjang 27 lap dengan catatan waktu 40 menit 46,582 detik. Ia unggul 4,260 detik atas pembalap Trackhouse MotoGP Raul Fernandez yang finis kedua.
Kesuksesan Bezzecchi itu sekaligus melengkapi dominasi Aprilia yang menguasai empat posisi teratas di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat tersebut.
Jorge Martin finis podium di posisi ketiga dengan selisih 6,890 detik, sedangkan Ai Ogura membawa motor Trackhouse Aprilia lainnya finis keempat.
Pedro Acosta menempati posisi kelima, sementara pemuncak klasemen sebelum balapan Marc Marquez finis keenam.
Jalannya balapan

Raul yang memulai balapan dari posisi terdepan mempertahankan pimpinan selepas start, sedangkan Bezzecchi terus membayangi di posisi kedua. Bezzecchi terus memberikan tekanan kepada pembalap Spanyol tersebut sebelum mengambil alih pimpinan pada lap ke-19.
Setelah berada di posisi terdepan, pembalap Italia itu berhasil menjaga kecepatannya untuk perlahan membuka jarak dari Raul hingga memastikan kemenangan di Mandalika.
Sementara itu, Martin yang memulai balapan dari posisi kelima merangsek ke barisan depan. Ia melewati Marc pada lap ketiga untuk menempati posisi ketiga yang dipertahankannya hingga finis.
Marc sempat bersaing di kelompok depan, namun kehilangan posisi dan harus menyelesaikan balapan di urutan keenam.
Posisi klasemen
Hasil di Mandalika membuat Martin kembali mengambil alih puncak klasemen MotoGP 2026. Juara dunia MotoGP 2024 tersebut kini mengoleksi 355 poin, unggul dua angka atas Marc yang mengumpulkan 353 poin.
Bezzecchi berada di posisi ketiga klasemen dengan 309 poin setelah mendapat tambahan 25 poin dari kemenangan di Mandalika.
MotoGP Indonesia juga menjadi hasil istimewa bagi Aprilia setelah empat motor RS-GP mengisi empat posisi teratas melalui Bezzecchi, Raul, Martin, dan Ogura.
Perubahan suhu lintasan
Saat mengomentari kemenangan itu Marco Bezzecchi mengaku puas. Ia menyebut tantangan menjaga tekanan ban dalam berbagai kondisi masih menjadi tantangan tersendiri.
“Beruntung, saya tidak mengalami tekanan yang terlalu tinggi, namun memang semua sirkuit yang kami kunjungi memiliki tantangan terkait tekanan ban,” kata Bezzecchi.
Menurut pembalap asal Italia itu, perubahan suhu lintasan turut memengaruhi tekanan ban. Ketika temperatur lintasan menurun, tekanan ban juga berpotensi mengalami penurunan.
Dongkrak perekonomian daerah
Sementara itu, Menpora Erick Thohir menilai penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, khususnya di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ajang balap motor kelas dunia itu dinilai mampu menggerakkan sektor pariwisata dan membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat.
“Saya rasa event-event ini membantu ekonomi daerah,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak yang telah mendukung kesuksesan ajang balap motor kelas dunia tersebut.
MotoGP Mandalika 2026 mencatatkan rekor baru jumlah penonton dengan total mencapai 157.875 orang selama tiga hari penyelenggaraan. Capaian tersebut melampaui jumlah penonton pada edisi-edisi sebelumnya sejak balapan MotoGP digelar di Mandalika pada 2022. (*/N-01)







