Polisi Akhirnya Tangkap Ketua Panitia Konser Lentera Festival, Sandiaga Kecewa

MDPA, 27 ketua pantia konser musik Lentera Festival Tangerang akhirnya ditangkap polisi di wilayah Leuwidamar, Baduy, Banten, Rabu (26/6). Ia kemudian diamankan di Mapolresta Tangerang malam hari. Suasana di Mapolresta Tangerang cukup ramai terutama para vendor yang menunggu di sana untuk mengetahui perkembangan kasus yang merugikan mereka.

Ia diduga membawa lari uang penjualan tiket yang mengakibatkan para vendor termasuk band-band yang akan mengisi panggung Lentera Festival belum dibayar lunas.Selain itu para penonton tertipu karena sudah membeli tiket seharga Rp115.000 baik secara online maupun offline. Namun saat pelaksanaan konser pada Minggu (223/6) di lapangan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, para penonton disuguhi panggung kosong. Padahal Lentera Festival Tangerang menjanjikan menghadirkan Feel Koplo, Guyon Waton dan Ndx Axa.

BACA JUGA  PT KAI Wisata Gelar Konser Sambil Berwisata di Semarang

Sejak dimulainya konser pada pukul 19.00 hingga pukul 20.00 tidak ada satu pun band yang muncul. Hal itu memicu kemarahan penonton dan menyebabkan panggung musik dibakar.

Sehari pascakerusuhan, media sosial Lentera Festival mengunggah foto tersangka dan menuliskan Bahwa ketua panitia membawa lari uang yang seharusnya digunakan untuk pelaksanaan konser musik.

“Pelaku sudah ditangkap dan sedang dilakukan pendalaman,” kata Kapolresta Tangerang, Kombes Baktiar Joko Mujiono, Rabu (26/6).

Polisi sudah melakukan pengejaran sejak Senin (24/6) di rumahnya wilayah Rajeg, Kabupaten Tangerang. Namun rumah itu kosong. Diduga MDPA telah membawa pergi keluarganya untuk mengungsi karena nama dan foto wajahnya telah disebar di media sosial.Polisi akhirnya menemukan pelaku di Baduy.

BACA JUGA  Konser SoearaLoka di Lawang Sewu Serap 1.200 Penonton

Polisi masih mendalami kasus tersebut dan belum diketahui penyebab MDPA membawa lari uang hasil penjualan tiket. Mahakarya Equipment selaku vendor yang menyediakan peralatan sound system, drum dan komputer mengalami kerugian sekitar Rp600 juta karena semua peralatan hangus terbakar. Sementara pihaknya baru dibayar 30 persen dari harga sewa yang telah disepakati. Para pendukung acara yakni Feel Koplo, Guyon Waton dan Ndx Axa juga belum dibayar.

Sementara itu sejumlah warga yang ikut mendatangi kantor polisi meminta agar uang tiket mereka dikembalikan. “Saya minta uangnya dikembalikan karena kami ditipu,” kata Ralin salah satu warga Tangerang yang membeli tiket Lentera Festival.

Panitia Lente Festival dalam akun instagramnya menyatakan akan memberikan keterangan resmi setelah banyak komentar netizen yang minta uang mereka dikembalikan.

BACA JUGA  Island Vibes Pesta Musik Reggae Siap Guncang Bandung

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno sangat menyayangkan peristiwa tersebut. Dalam media sosial Instagram mengatakan sangat menyayangkan dan prihatin atas peristiwa tersebut.

“Saya sangat menyayangkan dan prihatin, karena ini terulang lagi oleh promotor yang tidak punya kapabilitas. Saya akan berkoordinasi dengan dinas setempat untuk memeriksa, dan jika perlu kita tegaa memberikan sanksi juga menghadirkan suatu fasilitas agar tidak ada yang dirugikan,” kata Sandiaga Uno. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Dzuriyat KH Wahab Chasbullah Bahas Materi Muktamar NU

DURIYAH KH Wahab Chasbullah mulai menyusun materi yang akan dibawa dan diperjuangkan dalam Muktamar Nahdlatul Ulama yang dijadwalkan digelar pada September mendatang. Salah satu keturunan KH Wahab Chasbullah, Muhammad Romahurmuziy…

Pemudik Diimbau Pastikan Kecukupan Saldo E-Toll

PARA pemudik diimbau untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik (e-toll) mereka. Hal itu untuk menghindari penumpukan kendaraan di pintu tol lantaran tingginya volume kendaaan. Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Jasa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dinkes Temukan 30 Anak Positif Campak di Tasikmalaya

  • March 30, 2026
Dinkes Temukan 30 Anak Positif Campak di Tasikmalaya

Harga Kebutuhan Barang Pokok di Jabar Mulai Turun

  • March 30, 2026
Harga Kebutuhan Barang Pokok di Jabar Mulai Turun

Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal

  • March 30, 2026
Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal

UIN Sunan Kalijaga Masuk Ranking V Bidang Hukum Versi Scimago

  • March 30, 2026
UIN Sunan Kalijaga Masuk Ranking V  Bidang Hukum Versi Scimago

Tertular Campak, Dokter Asal Kabupaten Cianjur Wafat 

  • March 30, 2026
Tertular Campak, Dokter Asal Kabupaten Cianjur Wafat 

Para Siswa Sambut Hari Pertama Sekolah dengan Gembira

  • March 30, 2026
Para Siswa Sambut Hari Pertama Sekolah dengan Gembira