Waduh! Kasus DBD di Solo telah Renggut 4 Nyawa

WABAH demam berdarah dengue ( DBD ) di Solo, Jawa Tengah kembali merenggut nyawa. Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Quatly Abdul Qodir Alkatiri-lah yang kali ini meninggal dunia karena penyakit yang disebabkan nyamuk aides aigepty tersebut.

Politisi PKS itu menghembuskan nafas dalam perawatan di RSUD Dr Moewardi Solo pada Senin siang (15/4) pukul 13.30 WIB. Menurut Asih Sunjoto, rekan almarhum di PKS, almarhum masuk ke rumah sakit milik Pemprov Jateng itu sejak 11 April lalu.

“Ya sepertinya terlambat dibawa ke rumah sakit. Trombositnya rendah dan dalan perawatan itulah, beliau meninggal siang tadi,” kata dia.

Rencananya, jenazah salah satu pimpinan DPRD Jateng itu akan dimakamkan Selasa siang (16/4), di pemakaman umum (TPU) Klumprit.

BACA JUGA  Rayakan Idul Adha 1445 H, Masjid Zayed Solo akan Berkurban 21 Sapi

Almarhum Quatly merupakan petahanan dalam Pemilu Legislatif ( Pileg ) 2024. Ia berhasil lolos kembali menuju DPRD Jateng dari Dapil Jatenf 7, yang meliputi Solo, Sukoharjo dan Klaten.

Politisi PKS Solo, Sugeng Riyanto mengaku sangat kehilangan rekan sejawatnta. “Almarhun merupakan kader PKS terbaik dari Solo. PKS sangat kehilangan,” katanya.

Terus meningkat

Sementara itu Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Menular( P2P) Dinkes Kota Solo,dr Tenny Setyoharini ketika dikonfirmasi mengaku bekum menerima informasi dsri RSUD Dr Moewardi terkait penyebab meninggalnya almarhum Quatly, Wakil Ketua DPRD Jateng yang juga pernah menjadi anggota DPRD Kota Solo tersebut.

“Sampai Senin sore ini, kami belum menerima informasi terkait sebab meninggalnya almarhum. Jadi saya belum bisa memberikan keterangan. Tetapi terkait kasus DBD di Solo saya akui cukup tinggi. Sebelum libur lebaran ada lebih 50 kasus dan 4 gagal diselamatkan,” tegas dia.

BACA JUGA  Ribuan Warga Solo Sambut Kedatangan Jokowi-Iriana

Sejauh ini, Dinkes Solo terus bahu membahu dengan Puskesmas dan melibatkan warga untuk upaya penanggulangan DBD yang makin mengkhawatirkan ini. Selain gerakan PSN yang terus menerus, juga pelaksanaab foging, serta mendorong masyarakat untuk terus.disiplin hidup dalam lingkungan bersih . ( WID/M-1)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menyampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan kasus gangguan dan pembubaran paksa kegiatan ibadah jemaat Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Sewon, Bantul, yang terjadi pada Minggu (24/5/2026) lalu.…

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

BALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mengungkapkan hasil pengamatan selama sepekan pada 7-13 Agustus, terjadi 1.205 gempa dan 98 kali awan panas guguran. Kepala BPPTKG Yogyakarta Agus…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

  • August 15, 2026
Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

  • August 14, 2026
Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

  • August 14, 2026
Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden