
Guguran Lava Merapi Mulai Mengarah ke Hulu Sungai Batang dan Sungai ApuBALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, dalam laporan aktivitas vulkanik Gunung Merapi periode Jumat (16/8) hingga Kamis (22/8) mengungkapkan selama sepekan terjadi 6 kali awanpanas guguran.
Kepala BPPTKG Agus Budi Santosa, Jumat, menjelaskan, awanpanas guguran Gunung Merapi ini masih didominasi mengarah ke hulu Sungai Bebeng dengan jarak luncur maksimal 1.400 meter dari puncak kawah.
Sedangkan guguran lava Gunung Merapi, katanya, selama sepekan 314 kali mengarah ke hulu Sungai Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1.900 meter dari puncak dan 2 kali mengarah ke hulu Sungai Boyong.
Agus Budi Santosa menjelaskan, pada pekan ini terjadi dua kali guguran lava yang mengarah ke sungai yang di luar dua sungai yang biasanya (Bebeng dan Boyong).
“Tercatat 1 kali guguran lava masuk ke hulu Sungai Batang dengan jarak luncur maksimal 1000 meter dari puncak dan 1 kali mengarah ke hulu Sungai Apu dengan jarak luncur maksimum 500 meter,” katanya.
Gempa vulkanik
Dikatakan, gempa yang melanda di kawasan puncak didominasi dengan gempa guguran atau RF (rock fall) sebanyak 1.013 kali, disusul 70 kali gempa fase banyak, 16 kali gempa vulkanik dangkal,12 kali gempa tektonik dan 6 kali gempa guguran.
Sementara asap kawah, paling besar terlihat pada Sabtu (17/8) pukul 11.30 WIB yang tercatat di Pos Pengamatan Gunung Merapi Kaliurang dengan ketinggian asap yang mencapai 450 meter dari puncak kawah. (AGT/N-01)







