
WALI Kota Semarang Agustina Wilujeng mengajak masyarakat meneladani keberanian dan pengabdian para pejuang Pertempuran Lima Hari di Semarang. Ajakan itu disampaikan dalam upacara peringatan ke-81 di kawasan Tugu Muda, Rabu (14/10) malam.
Agustina mengatakan, perjuangan para pemuda dan masyarakat pada 14–18 Oktober 1945 menjadi pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia diraih melalui pengorbanan.
Menurutnya, nilai perjuangan dapat diteruskan melalui pengabdian sehari-hari, seperti yang dilakukan tenaga kesehatan, petugas BPBD dan Damkar, petugas kebersihan, serta relawan yang membantu masyarakat.
Peringatan tersebut diikuti lebih dari 2.000 peserta dan personel gabungan, dengan rangkaian kegiatan berupa upacara bendera, pembacaan sejarah, drama kolosal, pameran kesejarahan, dan bazar UMKM.
Pameran arsip bertajuk Dari Semarang Kita Mulai juga digelar pada 14–20 Oktober 2026 di Lawang Sewu dan Rumah PoHan untuk memperluas pemahaman masyarakat tentang sejarah Kota Semarang. (Htm/M-01)







