
BALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mengungkap terjadinya awan panas guguran Gunung Merapi pada Minggu (25/1) pukul 18.29 WIB.
Awan panas guguran ini mencapai jarak 1.500 meter dari puncak dengan durasi 160,72 detik dan mengarah ke barat daya atau hulu Sungai Bebeng. Saat terjadi awan panas angin bertiup ke arah timur.
Awan panas dengan amplitudo 39,96 mili meter ini relatif masih jauh dari kawasan permukiman penduduk. Namun demikian masyarakat diimbau tidak mendekati kawasan yang berbahaya.
BPPTKG hingga saat ini masih menyematkan status Siaga atau Level III. (AGT/N-01)







