Terdampar di Hutan Pinus Aceh, Penderes Asal Jateng Dipulangkan

SEBANYAK 18 warga asal Jawa Tengah yang sempat terjebak banjir bandang dan longsor di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, akhirnya dipulangkan ke daerah asal.

Mereka tiba di Jakarta menggunakan pesawat Hercules TNI AU pada Senin (29/12), sebelum melanjutkan perjalanan darat ke kampung halaman masing-masing.

Salah satu korban, Sarto, penderes getah pinus asal Kabupaten Cilacap, mengungkapkan bahwa dirinya bersama enam rekan lainnya terdampar selama 15 hari di tengah hutan pinus saat bencana terjadi. Ketika itu, mereka sedang bekerja menderes getah pinus di kawasan hutan Linge.

“Jalan keluar tertutup longsor, tempat tinggal rusak, dan makanan sangat terbatas. Alhamdulillah sekarang sudah bisa pulang,” ujar Sarto setibanya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.

BACA JUGA  32 Desa di Kabupaten Murung Raya Terendam Banjir

Jalan kaki

Para penderas Jawa Tengah yang sempat terjebak banjir bandang dan longsor di Aceh siap dipulangkan ke daerah asal. (Dok.Ist)

Ia menjelaskan, seluruh akses keluar dari lokasi kerja tertutup akibat banjir bandang dan longsor. Dengan sisa logistik yang ada, mereka bertahan sebelum akhirnya memutuskan berjalan kaki menembus medan terjal dan longsoran tanah menuju lokasi pengungsian.

“Kami berjalan berkilo-kilo meter dengan jalur naik turun yang sangat berbahaya. Selama delapan tahun bekerja di sana, ini kejadian paling berat,” katanya.

Namun kondisi di pengungsian juga belum sepenuhnya aman. Terbatasnya akses membuat distribusi bantuan logistik tersendat, sehingga kebutuhan makanan masih minim.

Penderes lainnya, Sarna Parjono, mengaku masih merasakan trauma meski bersyukur bisa selamat. “Tidak menyangka bencana sebesar ini bisa terjadi,” ujarnya.

Kondisi sehat

Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, Sarido, menyebutkan bahwa 18 warga tersebut terdiri dari 16 orang asal Cilacap, serta masing-masing satu orang dari Brebes dan Pemalang. Seluruhnya dipastikan dalam kondisi sehat.

BACA JUGA  Roy Haryanto Jadi Ketua Pengprov IBCA-MMA Jateng

“Pemerintah terus berkoordinasi dengan BPBD Aceh untuk memastikan tidak ada lagi warga Jawa Tengah yang tertinggal,” kata Sarido.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk melindungi warganya di mana pun berada, termasuk mereka yang terdampak bencana alam.

“Kami membantu mulai dari pemulangan hingga fasilitasi pemulihan agar mereka bisa kembali beraktivitas,” tegasnya. (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

INSTITUT Teknologi Bandung (ITB) berduka atas wafatnya Prof. Widagdo, Dipl.Inn.Arch., Guru Besar Emeritus Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB dan salah seorang tokoh penting dalam perkembangan pendidikan desain interior…

1000 Peserta Diharapkan Ikuti Lomba Borobudur 100 untuk Bantu Penyandang Cerebral Palsy

AJANG olahraga lari Borobudur 100 tidak hanya menjadi ajang unjuk kebugaran, tetapi juga sarana untuk menggalang kepedulian sosial, guna mendukung kebutuhan medis dan harian anak-anak penyandang cerebral palsy. Project Director…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

Kota Bandung Alami Kemajuan dalam Pelayanan Publik dan Investasi

  • September 27, 2026
Kota Bandung Alami Kemajuan dalam Pelayanan Publik dan Investasi

128 Peserta Ikuti Kejuaraan Domino ORADO Piala Panglima TNI

  • September 27, 2026
128 Peserta Ikuti Kejuaraan Domino ORADO Piala Panglima TNI

1000 Peserta Diharapkan Ikuti Lomba Borobudur 100 untuk Bantu Penyandang Cerebral Palsy

  • September 27, 2026
1000 Peserta Diharapkan Ikuti Lomba Borobudur 100 untuk Bantu Penyandang Cerebral Palsy