Terdampar di Hutan Pinus Aceh, Penderes Asal Jateng Dipulangkan

SEBANYAK 18 warga asal Jawa Tengah yang sempat terjebak banjir bandang dan longsor di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, akhirnya dipulangkan ke daerah asal.

Mereka tiba di Jakarta menggunakan pesawat Hercules TNI AU pada Senin (29/12), sebelum melanjutkan perjalanan darat ke kampung halaman masing-masing.

Salah satu korban, Sarto, penderes getah pinus asal Kabupaten Cilacap, mengungkapkan bahwa dirinya bersama enam rekan lainnya terdampar selama 15 hari di tengah hutan pinus saat bencana terjadi. Ketika itu, mereka sedang bekerja menderes getah pinus di kawasan hutan Linge.

“Jalan keluar tertutup longsor, tempat tinggal rusak, dan makanan sangat terbatas. Alhamdulillah sekarang sudah bisa pulang,” ujar Sarto setibanya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.

BACA JUGA  Malaysia dan China Siap Investasi Rp62,3 Triliun di Jawa Tengah

Jalan kaki

Para penderas Jawa Tengah yang sempat terjebak banjir bandang dan longsor di Aceh siap dipulangkan ke daerah asal. (Dok.Ist)

Ia menjelaskan, seluruh akses keluar dari lokasi kerja tertutup akibat banjir bandang dan longsor. Dengan sisa logistik yang ada, mereka bertahan sebelum akhirnya memutuskan berjalan kaki menembus medan terjal dan longsoran tanah menuju lokasi pengungsian.

“Kami berjalan berkilo-kilo meter dengan jalur naik turun yang sangat berbahaya. Selama delapan tahun bekerja di sana, ini kejadian paling berat,” katanya.

Namun kondisi di pengungsian juga belum sepenuhnya aman. Terbatasnya akses membuat distribusi bantuan logistik tersendat, sehingga kebutuhan makanan masih minim.

Penderes lainnya, Sarna Parjono, mengaku masih merasakan trauma meski bersyukur bisa selamat. “Tidak menyangka bencana sebesar ini bisa terjadi,” ujarnya.

Kondisi sehat

Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, Sarido, menyebutkan bahwa 18 warga tersebut terdiri dari 16 orang asal Cilacap, serta masing-masing satu orang dari Brebes dan Pemalang. Seluruhnya dipastikan dalam kondisi sehat.

BACA JUGA  OJK Bentuk Ekosistem Ponpes Inklusif Keuangan Syariah

“Pemerintah terus berkoordinasi dengan BPBD Aceh untuk memastikan tidak ada lagi warga Jawa Tengah yang tertinggal,” kata Sarido.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk melindungi warganya di mana pun berada, termasuk mereka yang terdampak bencana alam.

“Kami membantu mulai dari pemulangan hingga fasilitasi pemulihan agar mereka bisa kembali beraktivitas,” tegasnya. (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Sambut Tahun Baru Islam, LMI Ajak Anak Yatim Belajar Kelola Sampah

DALAM rangka memperingati momentum Muharram yang bertepatan dengan Tahun Baru Hijriah, Laznas Lembaga Manajemen Infaq (LMI) menggelar kegiatan edukasi lingkungan yang inovatif, Minggu (28/6). LMI membawa sekitar 30 anak yatim…

Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

SEMANGAT apresiasi terhadap dedikasi dan pengabdian para tokoh bangsa mewarnai malam Penganugerahan HPN Awards 2026 yang digelar Berlian Organizer di Diamond Ballroom, Quest Hotel Simpang Lima Semarang, Jumat (26/6/2026). Sebanyak…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Lantik 80 Kepala Desa, Bupati Sidoarjo Tegaskan tidak Ada Lagi Sekat Politik

  • June 29, 2026
Lantik 80 Kepala Desa, Bupati Sidoarjo Tegaskan tidak Ada Lagi Sekat Politik

Sukses Singkirkan Afrika Selatan, Kanada Makin Pede Hadapi Lawan di 16 Besar

  • June 29, 2026
Sukses Singkirkan Afrika Selatan, Kanada Makin Pede Hadapi Lawan di 16 Besar

Sambut Tahun Baru Islam, LMI Ajak Anak Yatim Belajar Kelola Sampah

  • June 29, 2026
Sambut Tahun Baru Islam, LMI Ajak Anak Yatim Belajar Kelola Sampah

Buat Sejarah, Timnas Voli Indonesia Jadi Juara AVC Cup 2026

  • June 28, 2026
Buat Sejarah, Timnas Voli Indonesia Jadi Juara AVC Cup 2026

Jumlah Korban Meninggal akibat Gempa Venezuela 1.430 orang

  • June 28, 2026
Jumlah Korban Meninggal akibat Gempa Venezuela 1.430 orang

UII Lantik 88 Lulusan Perdana Program Profesi Insinyur

  • June 28, 2026
UII Lantik 88 Lulusan Perdana Program Profesi Insinyur