Gus Ipul–Seskab Bahas BLT Korban Bencana Sumatra

PEMERINTAH menyiapkan berbagai bentuk bantuan, dengan fokus utama pada penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk korban banjir Sumatra sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“BLT harus sampai ke masyarakat dengan cepat dan tepat. Ini arahan Presiden dan menjadi perhatian serius pemerintah,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Rabu (24/12).

Pembahasan penguatan perlindungan sosial dan penanganan lanjutan bagi masyarakat terdampak bencana, khususnya di wilayah Sumatra dilakukan oleh Mensos Gus Ipul dengan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, di Kantor Sekretariat Kabinet, Rabu (24/12).

Ia menjelaskan, BLT yang akan disalurkan terdiri atas BLT reguler sebesar Rp200.000 per bulan serta BLT tambahan selama tiga bulan dengan total Rp900.000. Program ini ditargetkan menjangkau sekitar 35 juta kepala keluarga atau setara 120 juta jiwa.

BACA JUGA  Kasus Keracunan Naik, Prabowo Tutup Sementara SPPG

BLT korban bencana Sumatra dan bantuan khusus

Selain BLT, pemerintah juga menyiapkan bantuan khusus bagi masyarakat terdampak bencana dan para pengungsi di Sumatera.

Setiap kepala keluarga terdampak akan menerima bantuan minimal Rp8 juta, dengan rincian Rp3 juta untuk kebutuhan isian rumah dan Rp5 juta untuk pemulihan ekonomi keluarga. Pemerintah juga menyiapkan dukungan lauk pauk, yang besarannya masih dalam tahap koordinasi dengan Kementerian Kesehatan.

“Semuanya kita siapkan agar warga tidak hanya bertahan, tetapi juga bisa segera bangkit kembali,” kata Gus Ipul.

Dalam pertemuan tersebut, Gus Ipul turut melaporkan skema santunan bagi korban bencana, yakni Rp15 juta untuk korban meninggal dunia dan Rp5 juta bagi korban luka berat.

BACA JUGA  Mensos Sumbang Gerobak untuk Lansia di Sepanjang

Santunan akan disalurkan langsung oleh Kementerian Sosial berdasarkan data terverifikasi serta mendapat persetujuan pemerintah daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Gus Ipul menambahkan, Sekretariat Kabinet saat ini mengoordinasikan serta menginventarisasi dukungan lintas kementerian dan lembaga agar penanganan bencana di Sumatra dapat berjalan secara terpadu, terukur, dan berkelanjutan.

“Kami di Kementerian Sosial akan terus berkoordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk memastikan seluruh bantuan berjalan akuntabel dan benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (*/S-01)

 

 

BACA JUGA  Indonesia-Peru Tanda Tangani CEPA setelah 14 Bulan Berunding

Siswantini Suryandari

Related Posts

Wabup Sleman Buka TMMD Sengkuyung Tahap I 2026

WAKIL Bupati Sleman Danang Maharsa membuka kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Lapangan Sumberadi, Mlati, Sleman, Selasa (10/2). Program TMMD dinilai mampu mempercepat akselerasi…

DLH Imbau Warga Tak Konsumsi Ikan dari Sungai Cisadane

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi ikan dari Sungai Cisadane menyusul ditemukannya ikan-ikan mati mendadak sejak Senin (9/2) malam. Imbauan tersebut disampaikan Selasa (10/2) setelah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penonaktifan Penerima PBI JKN Lebih Awal

  • February 11, 2026
Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penonaktifan Penerima PBI JKN Lebih Awal

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

  • February 10, 2026
Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

  • February 10, 2026
Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

  • February 10, 2026
KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Penjualan Tiket Kereta Periode Lebaran Sudah 82.295

  • February 10, 2026
Penjualan Tiket Kereta Periode Lebaran Sudah 82.295

Wabup Sleman Buka TMMD Sengkuyung Tahap I 2026

  • February 10, 2026
Wabup Sleman Buka TMMD Sengkuyung Tahap I 2026