Jejak Perjalanan Perkebunan Indonesia dan Instiper dalam Bidikan Kamera

MERAYAKAN Dies Natalis ke-67 yang bersamaan pula dengan masa peringatan ke-68 Hari Perkebunan Nasional, Institut Pertanian (Instiper) Yogyakarta menggelar pameran foto.

Pameran itu sebagai pengingat akan peran vital sektor perkebunan dalam membangun ekonomi, menjaga kelestarian lingkungan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dua peringatan penting ini menjadi kesempatan untuk meneguhkan kembali semangat kebersamaan dan komitmen seluruh insan perkebunan — akademisi, praktisi, dan masyarakat — dalam menjaga keberlanjutan dan nilai-nilai luhur dunia perkebunan Indonesia.

Momentum peringatan tahun ini juga terasa semakin bermakna karena bertepatan juga dengan ulang tahun ke 99 tahun Bapak Dr. (HC) H. Soedjai Kartasasmita, seorang begawan perkebunan.

Kemajuan perkebunan

“Beliau merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah pendidikan perkebunan Indonesia dan sosok visioner yang telah mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan dunia perkebunan nasional. Saat ini Beliau juga menjabat sebagai salah satu pembina Yayasan Pendidikan Kader Perkebunan Yogyakarta (YPKPY), Badan Penyelenggara INSTIPER dan Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY-Stiper),” kata salah satu kurator pameran fotografi, Risman Marah.

BACA JUGA  Siapkan SDM Bidang Perkebunan, Instiper Akan Dirikan Politeknik

Selain dikenal sebagai seseorang yang telah mendidikasikan hidupnya untuk kemajuan perkebunan Indonesia, kata Risman Bapak Soedjai juga dikenal memiliki hobi di bidang fotografi. Pameran fotografi yang berlangsung 10-15 Desember ini memamerkan 99 buah foto karya Bapak Soedjai dan sahabat.

Visualisasi kerja keras

“Pameran foto ini menghadirkan visualisasi tentang kerja keras, ketulusan, dan keindahan yang lahir salah satunya dari dunia pertanian dan perkebunan, serta kehidupan yang tumbuh dan berkembang di dalamnya,” jelasnya.

“Pameran fotografi ini juga melibatkan berbagai fotografer, akademisi, praktisi, serta komunitas dari berbagai daerah sebagai bentuk kolaborasi lintas generasi”, jelas imbuh Dr. Irwandi, M.Sn. selaku salah satu kurator dan penasehat pameran fotografi.

BACA JUGA  Harimau Berkeliaran di Areal Perkebunan, BBKSDA Riau Pasang Camera Trap

Karya yang dipamerkan pada pameran foto ini telah dikurasi oleh kurator nasional yaitu Dr. Irwandi, M.Sn., Drs. Risman Marah, M.Sn., Darwis Triadi, Arbain Rambey, dan Johny Hendarta. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Resmikan Balai Desa di Aceh, UGM Fokus Pemulihan Pascabencana

UNVERSITAS Gadjah Mada meresmikan Balai Desa yang berlokasi di lingkungan Masjid Baiturrasyidin, Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (27/2). Peresmian itu menjadi simbol komitmen UGM dalam mendukung pemulihan…

BMKG: Curah Hujan Masih Tinggi, Pemudik Diimbau Hati-hati

KEPALA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, menyampaikan curah hujan pada Maret masih tergolong tinggi hingga sangat tinggi, terutama sampai minggu kedua. Kondisi tersebut menjadi perhatian menjelang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Neraca Perdagangan Jabar Surplus, Ekspor Capai US$3,14 Miliar

  • March 3, 2026
Neraca Perdagangan Jabar Surplus, Ekspor Capai US$3,14 Miliar

Kadin Kota Tasikmalaya Gandeng Sandiaga Gelar Training Center

  • March 2, 2026
Kadin Kota Tasikmalaya Gandeng Sandiaga Gelar Training Center

Kalog Bidik Pendapatan Rp 2,47 Triliun pada 2026

  • March 2, 2026
Kalog Bidik Pendapatan Rp 2,47 Triliun pada  2026

Pemkot Bandung Beri Insentif PBB 2026

  • March 2, 2026
Pemkot Bandung Beri Insentif PBB 2026

Resmikan Balai Desa di Aceh, UGM Fokus Pemulihan Pascabencana

  • March 2, 2026
Resmikan Balai Desa di Aceh, UGM Fokus Pemulihan Pascabencana

UGM Kritik Keputusan Pemerintah Tanda Tangani ART dengan AS

  • March 2, 2026
UGM Kritik Keputusan Pemerintah Tanda Tangani ART dengan AS