Anomali Siklon Tropis Kian Sering di Indonesia

ANOMALI  siklon tropis kini makin sering muncul di wilayah Indonesia. Siklon yang biasanya tidak menembus zona tropis, kini justru tumbuh dan bergerak melintasi daratan, memicu hujan intens berhari-hari dan meningkatkan risiko banjir bandang.

Fenomena ini tidak hanya memperbesar dampak bencana, tetapi juga mempersingkat periode ulang kejadian yang sebelumnya berlangsung puluhan tahun.

“Siklonnya tidak lagi patuh pada jalurnya, dan ini anomali yang semakin sering muncul,” ujar mantan Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, dalam diskusi Pojok Bulaksumur, Kamis (4/12).

Dwikorita menjelaskan anomali serupa sebelumnya telah terlihat sejak kemunculan Siklon Seroja dan Cempaka.

Pola berbagai siklon tersebut menunjukkan perilaku tak lazim, mulai dari terbentuk di area yang tidak semestinya, melintasi daratan, hingga bertahan lebih lama di wilayah tropis yang biasanya menjadi zona penghalau.

BACA JUGA  Wisudawan UGM Titik Awal Mengabdi kepada Bangsa

Siklon Senyar mempertegas pola itu dengan tumbuh di wilayah yang tidak lazim dan bergerak menyeberangi daratan hingga mencapai Semenanjung Malaya.

“Ini anomali yang mengindikasikan perubahan iklim semakin mempengaruhi dinamika siklon di kawasan Indonesia,” tambahnya.

BMKG sebelumnya memantau Bibit Siklon 95B di Selat Malaka pada 26 November 2025. Bibit tersebut berkembang menjadi Siklon Tropis Senyar pada pukul 07.00 WIB dan bergerak ke barat menuju Aceh dengan kecepatan sekitar 10 km/jam, memicu hujan sangat lebat hingga ekstrem.

Siklon Senyar menjadi salah satu pemicu banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. (*/S-01)

BACA JUGA  UGM Minta Kebijakan Bencana Lebih Sensitif Gender

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

GELARAN Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang,  Jawa Tengah  tak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mesin penggerak ekonomi. Melalui Pameran Serambi Nusantara yang diikuti…

Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG

AKIBAT masih maraknya kasus keracunan makanan dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kota Bandung memperketat pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan keamanan pangan. Wali Kota Bandung…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

  • September 14, 2026
Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

  • September 14, 2026
Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG

  • September 14, 2026
Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG

Polri dan Jurnalis Gelar Doa Bersama untuk Korban Kapal Virgo dan 5 Wartawan Hilang

  • September 14, 2026
Polri dan Jurnalis Gelar Doa Bersama untuk Korban Kapal Virgo dan 5 Wartawan Hilang

Presiden Resmi Melantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

  • September 14, 2026
Presiden Resmi Melantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Buaya Berukuran Besar di Tepi Sungai Sidoarjo Kagetkan Rombongan Guru

  • September 14, 2026
Buaya Berukuran Besar di Tepi Sungai Sidoarjo Kagetkan Rombongan Guru