Prof. Teuku Faisal Fathani Resmi Jadi Kepala BMKG

GURU Besar Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, Ph.D., IPU, resmi menjadi Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggantikan Prof. Dwikorita Karnawati, yang juga berasal dari Fakultas Teknik UGM. Pelantikan dilaksanakan pada Rabu (5/11).

Prof. Faisal dikenal luas atas kiprahnya dalam riset kebencanaan, terutama di bidang pengembangan sistem peringatan dini longsor dan mitigasi bencana hidrometeorologi. Penunjukan ini menandai babak baru bagi BMKG dalam memperkuat peran menghadapi tantangan perubahan iklim dan bencana alam yang semakin kompleks.

“Penunjukan ini bukan sekadar jabatan, tetapi panggilan untuk menjaga negeri dari ancaman cuaca ekstrem, gempa bumi, tsunami, dan perubahan iklim yang semakin nyata,” ujar Faisal.

Ia menegaskan perlunya transformasi BMKG menjadi lembaga yang lebih aktif, tanggap, dan dekat dengan masyarakat. Tantangan terbesar, menurutnya, bukan sekadar mengelola data, melainkan mengubah data menjadi dasar aksi nyata bagi publik.

“Kita hidup di era penuh tantangan. Perubahan iklim mempercepat frekuensi dan intensitas bencana, sementara masyarakat menuntut informasi yang cepat, akurat, dan mudah dipahami,” ujarnya.

Faisal juga menyoroti pentingnya komunikasi publik yang efektif, agar informasi peringatan dini benar-benar sampai ke masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.

“Tantangan kita bukan hanya teknis, tetapi juga sosial dan komunikasi, bagaimana menjangkau masyarakat dengan informasi yang menyelamatkan,” tambahnya.

Teuku Faisal Fathani dan visi BMKG

Dalam visi ke depan, Faisal berkomitmen memperkuat sistem peringatan dini berbasis komunitas, memperluas edukasi iklim, dan mendorong inovasi digital di lingkungan BMKG.

“BMKG punya peran strategis untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang tangguh terhadap perubahan iklim dan risiko bencana,” tegasnya.

Selain memperkuat jejaring kerja lintas sektor, Faisal juga menilai pentingnya peningkatan kompetensi SDM serta pembaruan sistem peralatan operasional.

“Kita perlu membangun semangat socio-entrepreneur dalam tata kelola, sekaligus memperkuat komunikasi publik agar pesan BMKG mudah dipahami masyarakat luas,” jelasnya.

Dosen Teknik Sipil dan Lingkungan UGM, Prof. M. Zudhy Irawan, menyebut Faisal sebagai sosok yang visioner, tegas, dan berorientasi hasil.

“Integritas dan komitmennya sudah terbukti. Saya yakin beliau akan membawa BMKG menjadi lembaga yang semakin kuat dan berdampak luas,” ujarnya. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

INSTITUT Teknologi Bandung (ITB) berduka atas wafatnya Prof. Widagdo, Dipl.Inn.Arch., Guru Besar Emeritus Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB dan salah seorang tokoh penting dalam perkembangan pendidikan desain interior…

1000 Peserta Diharapkan Ikuti Lomba Borobudur 100 untuk Bantu Penyandang Cerebral Palsy

AJANG olahraga lari Borobudur 100 tidak hanya menjadi ajang unjuk kebugaran, tetapi juga sarana untuk menggalang kepedulian sosial, guna mendukung kebutuhan medis dan harian anak-anak penyandang cerebral palsy. Project Director…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

  • September 27, 2026
Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

  • September 27, 2026
Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

  • September 27, 2026
Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit