Awal Musim Hujan, BMKG Imbau Waspadai Cuaca Ekstrem

MEMASUKI pekan terakhir Oktober, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah Indonesia mulai beralih ke musim hujan. Daerah yang akan lebih dulu diguyur hujan umumnya berada di selatan ekuator seperti Jawa, Bali, Nusa Tenggara, serta sebagian wilayah Kalimantan dan Sulawesi bagian selatan.

Pada awal musim hujan, BMKG mencatat kondisi cuaca biasanya masih ditandai dengan siang yang terik, hujan tidak merata pada sore atau malam hari, serta perubahan pola angin dan meningkatnya kelembapan udara.

Masyarakat diimbau mewaspadai potensi cuaca gerah menjelang hujan turun akibat kombinasi kelembapan tinggi dan pemanasan permukaan yang kuat sebelum awan hujan berkembang.

Direktorat Meteorologi Publik BMKG melaporkan, periode 27–30 Oktober 2025 akan didominasi cuaca hujan ringan hingga lebat di sebagian besar wilayah Indonesia.
Peningkatan hujan dengan intensitas sedang diperkirakan terjadi di sejumlah daerah, antara lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, serta sebagian besar wilayah Sulawesi dan Papua.

BACA JUGA  Hujan dan Angin Kencang Diprediksi Terjadi di Wilayah Yogyakarta

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini kategori Siaga untuk potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Kalimantan Selatan dan Papua Pegunungan. Hujan disertai petir dan angin kencang juga mungkin terjadi di sejumlah wilayah lain.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba, serta memantau pembaruan informasi melalui laman resmi bmkg.go.id, aplikasi infoBMKG, dan akun media sosial @infoBMKG. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

AC Milan Digasak Chelsea, Amorim Kagumi Militansi Milanisti

AC Milan tidak berkutik di hadapan Chelsea. Dalam laga pramusim yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (8/8), the Blues tanpa ampun menggilas Rossoneri tiga…

Gunung Merapi Alami 117 Kali Guguran Lava dan 1.416 Gempa dalam Sepekan

DALAM waktu sepekan dari Jumat (31/7) hingga Kamis (6/8), Gunung  terjadi sekali awan panas guguran dengan jarak luncur yang tidak teramati. Pada periode yang sama, teramati terjadinya guguran lava sebanyak…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

AC Milan Digasak Chelsea, Amorim Kagumi Militansi Milanisti

  • August 8, 2026
AC Milan Digasak Chelsea, Amorim Kagumi Militansi Milanisti

Gunung Merapi Alami 117 Kali Guguran Lava dan 1.416 Gempa dalam Sepekan

  • August 8, 2026
Gunung Merapi Alami 117 Kali Guguran Lava dan 1.416 Gempa dalam Sepekan

Persib Datangkan Bek Tengah Asal Kroasia, Danijel Loncar

  • August 8, 2026
Persib Datangkan Bek Tengah Asal Kroasia, Danijel Loncar

Garuda Indonesia Buka Rute Bandung-Denpasar Mulai 14 Agustus

  • August 8, 2026
Garuda Indonesia Buka Rute Bandung-Denpasar Mulai 14 Agustus

Belasan Calo di Samsat Sidoarjo Terjaring Patroli Provost Polresta 

  • August 8, 2026
Belasan Calo di Samsat Sidoarjo Terjaring Patroli Provost Polresta 

Cherrypop Siap Kembali Tampil di Kaki Candi Prambanan

  • August 8, 2026
Cherrypop Siap Kembali Tampil di Kaki Candi Prambanan