
KORBAN tewas akibat ambruknya mushala Pondok Pesantren Al Khoziny, di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terus bertambah. Hingga Senin (6/10/2025) malam, Basarnas menyebut jumlah korban tewas kini tercatat mencapai 66 orang.
Direktur Operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo mengatakan korban bertambah setelah sebanyak 10 korban, satu di antaranya body part atau bagian tubuh telah dievakuasi.
“Hingga laporan terakhir, total terdapat 13 korban, 2 body part berhasil diekstrikasi (dikeluarkan) dan dilanjutkan evakuasi pada H-8 di sektor A3 dan A2,” ujar Bramantyo, Senin (6/10/2025).
Bramantyo juga menyampaikan, total korban dalam insiden tersebut mencapai 169 orang. Dari jumlah itu, 104 orang berhasil selamat.
“Total korban 169 orang (6 body part). Korban selamat 104 orang,” katanya.
Pada hari yang sama, tim SAR menemukan 11 jenazah di bawah puing-puing mushala yang runtuh. Dengan penemuan tersebut, jumlah korban yang masih dicari kini tinggal tiga orang.
Data tersebut berdasarkan laporan BNPB hingga pukul 18.15 WIB. Selain jenazah yang ditemukan dalam kondisi utuh, tim SAR gabungan juga mengevakuasi lima potongan tubuh. Semua temuan telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, untuk proses identifikasi. (*/N-01)







