Mensos: Masuk Sekolah Rakyat Siswa Akan Jalani Talent Test

MENTERI Sosial Saifullah Yusuf menegaskan untuk masuk Sekolah Rakyat, calon siswa tidak melalui tes akademik tetapi bentuk tes lain yang berbeda, yakni dengan melihat kondisi orang tuanya.

Dalam kunjungannya di Sekolah Rakyat SMA 20 di Balai Besar Pendidikan dan Latihan Kesejahteraan Sosial Yogyakarta di Bromonilan, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Mensos menjelaskan lagi, para siswa ini setelah dilihat berpotensi untuk masuk karena berbagai kondisi.

Kemudian dari Pendamping PKH melakukan pendekatan dengan keluarga, dan salah satunya menawarkan bagaimana jika anggota keluarga mereka dimasukkan ke Sekolah Rakyat.

“Jika setuju, maka anaknya pun ditanya apakah mau? Kalau tidak mau ya tidak jadi,” katanya.

DNA talent test

Sehingga ujarnya, mereka yang diterima di Sekolah Rakyat ini dipastikan telah menunjukkan kemauannya untuk bergabung. “Demikian pula Kepala Sekolah di Sekolah Rakyat juga atas kemauannya sendiri dan kemudian menjalani berbagai pelatihan setelah mereka dinyatakan diterima,” katanya.

BACA JUGA  Sekolah Rakyat Upaya Pemerintah Menuju Indonesia Emas 2045

Untuk mengarahkan bakat dan kepandaian siswa Sekolah Rakyat, jelas, para siswa nantinya akan menjalani Talent Test. Melalui DNA talent test ini, jelasnya, akan diketahui seperti apa kemampuan siswa, kondisi dan bakatnya.

Untuk pelajaran keseharian, kata Mensos, selain menggunakan kurikulum yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, juga akan menggunakan modul belajar yang digunakan agar siswa menjadi siswa unggul yang bersekolah di sekolah unggul.

Beri motivasi

Mensos kemudian memberi motivasi kepada para siswa untuk serius dan tekun belajar sehingga nantinya mereka akan menjadi orang yang jauh lebih baik.

Pada kesempatan itu, Syaifullah Yusuf juga mengemukakan, para siswa meski sekarang masih mengenakan seragam sekolah yang sebelumnya — seragam ketika di SMP/MTs — nantinya akan mendapatkan delapan stel pakaian seragam termasuk piyama untuk tidur.

BACA JUGA  Pemerintah Perbarui Data PBI Agar Tepat Sasaran

“Para siswa, ujarnya nantinya juga akan menerima laptop gratis,” katanya. Sedangkan untuk makan disediakan 3 kali sehari.

Bangun gedung

Lebih lanjut Mensos mengatakan, jika sekarang ini para siswa masih harus belajar di gedung-gedung milik Kementerian Sosial, itu sifatnya masih sementara. Ke depan, ujarnya, para siswa akan menggunakan gedung sekolah yang akan segera dibangun.

“Kami akan segera membangung gedung Sekolah Rakyat, banyaknya sekitar 100 unit yang masing-masing mampu menampung siswa tingkat SD, SMP dan SMA,” katanya.

Untuk saat ini, ujarnya dari sekitar 100 Sekolah Rakyat yang sudah terbentuk dan menyebar di seluruh provinsi. Sekolah Rakyat ini menampung sekitar 9000 siswa untuk sekarang ini.

BACA JUGA  Pemkab Bandung Mulai Rekrut Calon Pelajar Sekolah Rakyat

“Anak-anak harus berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah menyiapkan Sekolah Rakyat,” katanya. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

SEMANGAT apresiasi terhadap dedikasi dan pengabdian para tokoh bangsa mewarnai malam Penganugerahan HPN Awards 2026 yang digelar Berlian Organizer di Diamond Ballroom, Quest Hotel Simpang Lima Semarang, Jumat (26/6/2026). Sebanyak…

Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo belum juga Berhasil

TIM SAR Gabungan belum juga berhasil menemukan lansia yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Selorejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul hingga Jumat (26/6). Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Buat Sejarah, Timnas Voli Indonesia Jadi Juara AVC Cup 2026

  • June 28, 2026
Buat Sejarah, Timnas Voli Indonesia Jadi Juara AVC Cup 2026

Jumlah Korban Meninggal akibat Gempa Venezuela 1.430 orang

  • June 28, 2026
Jumlah Korban Meninggal akibat Gempa Venezuela 1.430 orang

UII Lantik 88 Lulusan Perdana Program Profesi Insinyur

  • June 28, 2026
UII Lantik 88 Lulusan Perdana Program Profesi Insinyur

Rektor UGM Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari University of Dundee

  • June 28, 2026
Rektor UGM Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari University of Dundee

Aljazair dan Austria Susul Argentina ke Babak 32 Besar

  • June 28, 2026
Aljazair dan Austria Susul Argentina ke Babak 32 Besar

Kolombia, Portugal, dan Kongo Lolos ke 32 Besar dari Grup K

  • June 28, 2026
Kolombia, Portugal, dan Kongo Lolos ke 32 Besar dari Grup K