Sambut Hari Bumi, Tim Eskpedisi Meratus Soroti Sampah Plastik di Jalur Pendakian

TIM Ekspedisi Meratus 1000 mdpl kembali melakukan kegiatan pendakian gunung dan mengunjungi kawasan pedalaman dalam rangka peringatan Hari Bumi 2024. Penumpukan sampah terutama plastik di jalur pendakian gunung mendapat sorotan.

Sebelumnya Tim Ekspedisi 1000 mdpl yang beranggotakan Komunitas Jurnalis Pena Hijau Indomesia, Biji Kopi, mahasiswa Politeknik Negeri Banjarmasin serta Ponpes Darul Hijrah melakukan pendakian ke Gunung Hauk di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.

Masih dalam suasana libur lebaran, kawasan Pegunungan Meratus yang memiliki banyak obyek wisata alam mulai dari sungai, goa, air terjun hingga pendakian puncak gunung ramai dikunjungi masyarakat. Salah satunya adalah obyek wisata Lembah Nanai dan Gunung Hauk, di wilayah desa adat Ajung, Kabupaten Balangan.

BACA JUGA  Gerakan Nasional BCL Kumpulkan 700 Sampah di Laut

“Masih ada saja para pengunjung obyek wisata maupun pendaki yang membuang sampah sembarangan terutama sampah plastik. Sementara pihak pengelola obyek wisata sudah cukup tegas terkait aturan mengenai sampah ini,” tutur Sanusi, seorang pendaki senior yang menjadi anggota Tim Ekspedisi 1000 mdpl.

Gunung Hauk yang memiliki ketinggian 1325 mdpl merupakan salah satu gunung favorit bagi para pendaki di Kalsel. Pendakian Gunung Hauk dapat dilakukan melalui tiga jalur, diantaranya melalui Desa Ajung, Kecamatan Tebing Tinggi.

Jalur Desa Ajung yang berjarak sekitar 40 kilometer dari pusat Kota Paringin, ibukota Kabupaten Balangan merupakan jalur terpendek. Gunung Hauk merupakan tujuh puncak tertinggi (seven summits) di kawasan Pegunungan Meratus dimana puncak tertinggi yaitu Gunung Halau Halau 1.890 mdpl.

BACA JUGA  Menteri LH Apresiasi Pengelolaan Sampah di Pasar Caringin Bandung

Seperti keberadaan gunung lainnya yang ada di kawasan Pegunungan Meratus, Gunung Hauk dan kawasan belantaranya juga dianggap keramat oleh warga Suku Dayak Pitap. Beberapa lokasi di dalam hutan dan puncak gunung dijadikan tempat ritual atau upacara adat. Adapula mitos bahwa rute ke puncak selalu diguyur hujan meski saat kemarau.

Kepala Adat Dayak Pitap, Aliudar menegaskan pihaknya mewajibkan para pengunjung obyek wisata dan pendaki memperhatikan masalah sampah, terlebih gunung Hauk merupakan gunung keramat bagi warga dayak. “Pembersihan sampah gunung juga dalam rangka menjaga kesucian kawasan gunung dan kelestarian lingkungan,” tutur Aliudar.

Selain ikut membantu membersihkan sampah plastik di sepanjang jalur pendakian,Tim Ekspedisi Meratus 1000 mdpl juga membagikan bibit tanaman kopi kepada petani di pedalaman sebagai bentuk kampanye pelestarian lingkungan sekaligus peningkatan ekonomi warga pedalaman. (DS/M-01)

BACA JUGA  DLH Kota Bandung Ajukan Penambahan Ritase Sampah Harian

Dimitry Ramadan

Related Posts

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

SEORANG ibu bersama anaknya terkubur bencana tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Desa Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu (13/5). Namun berkat kerja keras Tim SAR…

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

BANDARA Internasional Juanda di Kabupaten Sidoarjo mencatatkan prestasi perdana di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan meraih penghargaan World Safety Organization Indonesia Safety Culture (WISCA) 2026. Bandara di bawah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Juara Coppa Italia, Inter Milan Kawinkan Gelar

  • May 14, 2026
Juara Coppa Italia, Inter Milan Kawinkan Gelar

Gilas Crystal Palace, Manchester City Jaga Asa Juara

  • May 14, 2026
Gilas Crystal Palace, Manchester City Jaga Asa Juara

Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

  • May 13, 2026
Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

Program Terpujilah GURU dari Sumedang Dirilis Telkomsel

  • May 13, 2026
Program Terpujilah GURU dari  Sumedang Dirilis Telkomsel

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

  • May 13, 2026
Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

  • May 13, 2026
Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal