
BAGI para penggemar Superman era 2000an awalnya mungkin agak terheran-heran atau bingung saat menyaksikan film Superman terbaru. Betapa tidak?
Superman di 2005 ini memang seperti kembali ke jaman klasik ketika kostum Superman berwarna biru terang plus celana dalam di luar. Hal itu berbeda ketika Man of Steel itu diperani Henry Cavill.
Pun dari segi visual dan tone film. Superman kali ini tidak lagi bernuansa gelap. Padahal boleh jadi, sebagian penggemar Superman sudah mulai terbiasa melihatnya sebagai pahlawan yang serius, tidak banyak basa-basi, dan memiliki kekuatan super kuat.
Tetapi di tangan James Gunn, Superman nampak seperti pahlawan super yang baru belajar. Ia juga lebih humanis. Ia bahkan berdarah dan beberapa kali merasakan kekalahan dan kesakitan.
Sinopsis
Superman 2025 mengisahkan tentang kehidupan Clark Kent (David Corenswet) sebagai jurnalis muda di surat kabar Daily Planet. Clark Kent dikisahkan menetap di bumi sejak bayi setelah dikirim orang tuanya dari planet Krypton.
Ia diasuh oleh Jonathan dan Martha Kent di kota kecil Smallville, Kansas. Seiring bertumbuh dewasa, Clark Kent benar-benar menjadi manusia kebanyakan yang punya rasa sakit, sedih, kecewa, cinta, dan sebagainya.
Meski begitu, ia juga sadar memiliki kekuatan yang tidak dimiliki orang lain, seperti bisa terbang, kekutan super, dan kecepatan. Sambil bekerja sebagai wartawan, Clark juga membantu sesama manusia sebagai Superman, termasuk saat melindungi warga Jarhanpur dari serangan militer Boravia.
Di sinilah kemudian persoalan, soal batasan dalam melindungi manusia. Sebab bagaimanapun dia tidak boleh begitu saja melakukan intervensi ke negara lain.
Kondisi itu dimanfaatkan Lex Luthor (Nicholas Hoult), seorang pengusaha, untuk menjatuhkan Superman dengan berbagai cara. Ternyata upayanya berhasil membuat orang-orang mulai melihat Superman sebagai ancaman.
Di sisi lain, Clark juga mulai meragukan eksistensinya di Bumi. Apalagi setelah dia mendapatkan informasi tentang tujuan asli orang tuanya mengirim dia ke bumi.
Di tengah kebimbangan dan keputusasaannya dalam mengambil keputusan soal apakah akan terus bertahan sebagai pelindung manusia atau mundur, untungnya Superman dibantu oleh teman dekatnya Lois Lane (Rachel Brosnahan) dan kelompok pahlawan super lain yakni Justice Gang.
Eksekusi apik
Di sinilah kejelian James Gunn meramu Superman versinya. Ia tidak lagi membuat manusia baja itu begitu digdaya hingga tak terkalahkan.
Superman di tangan James adalah sosok pahlawan yang punya keterbatasan. Bahkan di awal film, kita sudah disuguhkan Superman yang berdarah dan kalah. Sesuatu yang jarang di beberapa film Superman terakhir.
Gunn seperti ingin berpesan bahwa sekuat atau sehebat apapun mahkluk hidup, pasti punya kelemahan juga. Atau dengan kata lain tidak ada mahluk yang sempurna.
Karena itu Gunn juga sengaja ‘menyematkan’ kembali celana dalam di luar dalam kostum Supermannya–plus warnanya yang mencolok–, untuk menunjukan ‘ketidaksempurnaan sang pahlan tersebut. Hal itu mengingatkan kita kembali pada Superman di versi komiknya.
Apalagi dalam film Superman kali ini juga ditampilkan anjingnya, yang di film sebelum-sebelumnya tidak pernah ada. Melihat film Superman kali ini adalah kita seperti melihat komiknya.
Meski begitu, Superman tetaplah Superman. Ia tetap dibuat sebagai manusia super, simbol kebenaran, keadilan, dan pembela sesama manusia. Hanya kali ini dia bukanlah pahlawan yang tidak terkalahkan. Ia bahkan membutuhkan bantuan kelompok superhero lain bernama Justice Gang yang beranggotakan Green Lantern, Mister Terrific, dan Hawkgirl.
Di sinilah mungkin kelebihan Gunn dalam meramu film Superman versinya. Boleh dibilang film Superman 2025 adalah paket komplit.
Harapan baru
Tidak mengherankan jika film Superman mengantongi Certified Fresh dengan nilai 86 persen berdasarkan 87 kritik dari situs film Rotten Tomatoes di awal-awal rilisnya.
Selain itu penampilan David Corenswet dan Rachel Brosnahan sebagai Clark Kent dan Lois Lane juga layak dipuji
Mereka tampil apik dengan porsi masing-masing. Sayangnya, beberapa komedi yang dimasukkan dalam film agak sedikit mengganggu.
Tetapi terlepas dari itu semua, film Superman kali ini memberikan secercah harapan untuk keberlanjutan waralaba DC Studios di era baru. (*/N-01)









