
KEBERHASILAN Persib meraih gelar juara Liga Indonesia tiga kali berturut-turut disyukuri masyarakat Jawa Barat, tidak terkecuali Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.
Dedi pun berjanji bakal memberikan bonus alias kadeudeuh kepada Persib. Janji itu diucapkan saat mengawali Pawai Juara Pancatakhta di Gedung Sate, Minggu (24/5).
“Saya akan berbagi kebahagiaan. Saya lagi panen sapi dan pasti ada untungnya. Untungnya ini saya sumbangkan Rp1 miliar untuk Persib. Nanti saya akan serahkan pada 3 Juni 2026 di DPRD Jabar ke Pak Umuh dan tim. Semoga bisa membeli buat nyate dan tak boleh dipakai kawin lagi,” ungkap gubernur sambil berseloroh.
Prestasi luar biasa

Gubernur pun menyebut hari ini merupakan luapan kegembiraan para bobotoh dalam merayakan prestasi luar biasa karena Persib tiga kali berturut-turut menjadi juara liga. Dan kini, Persib totalnya memiliki 5 piala liga resmi di Indonesia.
Tapi, kalau empat kali menjadi juara berarti di atas luar biasa alias spesial dan seluruh perayaan ini harus menjadi perayaan kebahagiaan, penuh cinta dan membangun citra positif bahwa Bandung dan Jabar merupakan ruang terbuka bagi siapa pun untuk berbahagia di sini
“Terpenting, Persib menunjukkan sebagai klub profesional tanpa harus ada campur tangan pemerintah. Saya tegaskan Persib itu klub profesional yang tanpa harus campur tangan pemerintah dan menjadi juara itu tandanya profesional sejati,” tandasnya.
Persib Bandung resmi mengunci gelar juara Super League 2025/2026 setelah bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara pada laga pekan terakhir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5).
Unggul head-to-head
Tambahan satu poin dari laga penutup ini sudah cukup bagi Maung Bandung untuk mengamankan posisi puncak klasemen akhir musim ini.
Skuad asuhan pelatih Bojan Hodak tersebut menutup kompetisi dengan mengoleksi total 79 poin dari 34 pertandingan yang telah dijalani.
Kendati perolehan poin tersebut sama dengan yang dimiliki oleh sang rival terdekat, Borneo FC Samarinda, di posisi runner-up, Persib Bandung dinyatakan berhak meraih takhta tertinggi karena unggul dalam catatan head-to-head.
Cetak sejarah
Keberhasilan merengkuh trofi kasta tertinggi sepak bola tanah air musim ini sekaligus mengantarkan Pangeran Biru mencetak sejarah dalam dunia kulit bundar nasional.
Persib Bandung sukses mencatatkan rekor impresif dengan menjuarai kompetisi Liga Indonesia selama tiga musim secara berturut-turut di bawah kepemimpinan taktis Bojan Hodak.
Selain mempertahankan gelar juara, klub kebanggaan warga Jawa Barat ini juga menorehkan rapor mentereng sebagai satu-satunya tim yang tidak terkalahkan di laga kandang sepanjang musim.
Atas pencapaian puncak ini, Persib Bandung bersama Borneo FC resmi terpilih untuk menjadi perwakilan Indonesia dalam ajang bergengsi Champions League Asia pada musim mendatang. (zahra/M-01)







