Dibungkam Bosnia-Herzegovina, Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia

PIL pahit harus ditelan Italia. The Azzurri kembali gagal ke putaran final Piala Dunia setelah disingkirkan Bosnia-Herzegovina lewat adu penalti 4-1 pada final playoff jalur A Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa di Stadion Billino Polje, Zenica, Rabu dini hari WIB.

Ini kegagalan ketiga kali berturut-turut Italia ke putaran final Piala Dunia setelah edisi 2018 di Rusia dan Piala Dunia Qatar  2022. Ironisnya, sejumlah pemain Italia sebelumnya begitu gembira saat mengetahui lawan mereka di final playoff adalah Bosnia.

Namun kenyataan berbicara lain. Bosnia lah yang lolos. Bosnia-Herzegovina sendiri membuat penampilan keduanya dalam Piala Dunia setelah edisi 2014 di Brasil. Bosnia selanjutnya bergabung dalam Grup B bersama tuan rumah Kanada, Qatar dan Swiss.

BACA JUGA  Prancis Benamkan Swedia, Norwegia Redam Pantai Gading

Dalam laga itu, Italia sebenarnya unggul lebih dahulu melalui Moise Kean menit ke-15. Namun Bosnia mampu menyamakan lewat Haris Tabakovic pada menit ke-79.

Adu penalti

Para pemain Italia hanya bisa tertunduk lesu usai dikalahkan Bosnia. (Dok.Ist)

Setelah tetap 1-1 selama 120 menit pemenang laga harus ditentukan melalui adu tendangan penalti.

Dalam adu tendangan penalti itu Italia kalah 4-1 setelah dua penendang mereka gagal, sedangkan empat eksekutor Bosnia sukses melaksanakan tugasnya.

“Saya pribadi meminta maaf karena tidak berhasil, tetapi para pemain ini telah memberikan segalanya,” ujar arsitek Italia, Gennaro Gattuso selepas laga.

“Para pemain ini tidak pantas menerima ini. Kami memiliki tiga peluang, dan sebagian besar umpan silang mereka hampir tidak menyentuh kami,” lanjutnya.

BACA JUGA  Redam Italia, Swiss Melaju ke Perempat Final

Penantian 24 tahun

Sementara itu, penantian panjang Turki untuk berlaga di Piala Dunia akhirnya tercapai. Turki lolos ke Piala Dunia setelah mengalahkan Kosovo 1-0 pada final playoff jalur C Kualifikasi zona Eropa di Stadion Fadil Vokrri, Pristian, Rabu dini hari.

Satu-satunya gol Turki dalam laga itu dicetak  Kerem Akturkoglu pada menit ke-53. Ini kali pertama lagi Turki tampil di ajang paling bergengsi tersebut setelah  24 tahun lalu.

Selanjutnya Turki masuk Grup D bersama Amerika Serikat, Paraguay dan Australia.

Kesuksesan serupa didapat Swedia dan Republik Ceko. Swedia menyingkirkan Polandia  3-2 pada final play-off jalur B Kualifikasi zona Eropa di Stadion Friends Arena, Solna

Adapun Republik Ceko melaju ke Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Denmark 3-1 lewat adu tendangan penalti pada final playoff jalur D Kualifikasi zona Eropa di Stadion Letna, Praha. (*/N-01)

BACA JUGA  Ancelotti Bersiap dengan Petualangan Barunya Bersama Brasil

Pemain Swedia melakukan selebrasi. (Dok.Ig)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Lolos dari Hadangan Kongo, Inggris Ditunggu Meksiko di Babak 16 Besar

INGGRIS akhirnya berhasil merebut tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Meski begitu tiket tersebut tidak didapat Inggris dengan mudah. Saat menghadapi RD Kongo di Stadion Atlanta, Amerika Serikat,…

Waktu Pelatihan SPPI KDKMP Dipangkas dan Fokus ke Manajerial

KEMENTERIAN Pertahanan akhirnya mempersingkat waktu pelatihan kedisiplinan dan kepemimpinan bagi peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), menjadi dua pekan. Wakil Menteri Pertahanan Donny…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Lolos dari Hadangan Kongo, Inggris Ditunggu Meksiko di Babak 16 Besar

  • July 2, 2026
Lolos dari Hadangan Kongo, Inggris Ditunggu Meksiko di Babak 16 Besar

Waktu Pelatihan SPPI KDKMP Dipangkas dan Fokus ke Manajerial

  • July 2, 2026
Waktu Pelatihan SPPI KDKMP Dipangkas dan Fokus ke Manajerial

PON 2028 Bakal Digelar di Tiga Provinsi

  • July 2, 2026
PON 2028 Bakal Digelar di Tiga Provinsi

Juarai AVC Men’s Cup, Timnas Voli Diharap Terus Tingkatkan Prestasi

  • July 2, 2026
Juarai AVC Men’s Cup, Timnas Voli Diharap Terus Tingkatkan Prestasi

Belanda Tersingkir di Fase Gugur, Koeman Pilih Mundur

  • July 1, 2026
Belanda Tersingkir di Fase Gugur, Koeman Pilih Mundur

Rayakan Hari Bhayangkara, Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Polri

  • July 1, 2026
Rayakan Hari Bhayangkara, Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Polri