Pemudik Diimbau Pastikan Kecukupan Saldo E-Toll

PARA pemudik diimbau untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik (e-toll) mereka. Hal itu untuk menghindari penumpukan kendaraan di pintu tol lantaran tingginya volume kendaaan.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono dalam keterangannya di Jakarta, Selasa. Menurutnya, berdasarkan periode 11-22 Maret 2026, terdapat 21 ribu kendaraan dengan saldo e-toll dan melakukan top up di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung. Akibatnya, antrean panjang pun terjadi di gerbang tol tersebut.

“Dengan saldo e-toll kurang akan mengakibatkan waktu penundaan yang cukup signifikan dan mengakibatkan antrean di gerbang tol,” ujar Rivan.

Itu sebabnya, pihaknya mengimbau para pemudik jalan untuk senantiasa mengecek saldo e-toll mereka sebelum memasuki jalan tol untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas.

BACA JUGA  Polda Jateng Dirikan 168 Pos untuk Amankan Mudik Lebaran

Saldo minimal

“Siapkan saldo e-toll yang cukup sebelum melakukan perjalanan menerus, khususnya dari arah Trans Jawa menuju Jakarta,” tambahnya.

Untuk perjalanan dari Semarang ke Jakarta, pengguna jalan kendaraan golongan I diimbau menyiapkan saldo e-toll minimal sebesar Rp500.000.

Sementara itu, bagi pengguna jalan dari Surabaya menuju Jakarta, disarankan menyiapkan saldo minimal sebesar Rp1.000.000.

Kanal pengisian e-toll

“Jika proses top up di gerbang tol terjadi pada ribuan kendaraan yang melintas di GT Cikampek Utama tentu akan merugikan pengguna jalan, karena waktu perjalanan terbuang,” ucap Rivan.

“Untuk kemudahan transaksi, pengguna jalan dapat melakukan pengisian saldo e-toll melalui berbagai kanal, antara lain aplikasi Travoy, layanan mobile banking sesuai bank penerbit, gerai ritel/minimarket, maupun fasilitas top up di rest area,” lanjutnya. (*/M-01)

BACA JUGA  Warga Diminta tidak Perjualbelikan Tiket Mudik Gratis Lebaran

Related Posts

Kapolri Resmikan One Way Arus Balik Lebaran

KAPOLRI Listyo Sigit Prabowo, secara resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas one way nasional untuk mengurai kepadatan pada puncak arus balik Lebaran 2026. Kebijakan itu diambil seiring tingginya volume kendaraan yang…

Jumlah Pemudik dengan Angkutan Umum Naik 8,58 persen

KEMENTERIAN Perhubungan mencatat jumlah pemudik yang menggunakan angkutan umum naik 8,58 persen dibandingkan mudik Lebaran tahun lalu. Hal tersebut diungkapkan Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Ernita Titis Dewi dalam…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sukses di Brasil, Veda Ega Bidik Podium Selanjutnya di Amerika

  • March 24, 2026
Sukses di Brasil, Veda Ega Bidik Podium Selanjutnya di Amerika

Pemudik Diimbau Pastikan Kecukupan Saldo E-Toll

  • March 24, 2026
Pemudik Diimbau Pastikan Kecukupan Saldo E-Toll

Timnas Senior Mulai Berlatih Jelang Hadapi Saint Kitts and Nevis

  • March 24, 2026
Timnas Senior Mulai Berlatih Jelang Hadapi Saint Kitts and Nevis

Siklon Tropis Narelle Terdeteksi , DIY Diprediksi Hujan Ringan

  • March 24, 2026
Siklon Tropis Narelle Terdeteksi , DIY Diprediksi Hujan Ringan

DLH Kota Bandung Kerahkan 1.025 Personel Tangani Sampah

  • March 24, 2026
DLH Kota Bandung Kerahkan 1.025 Personel Tangani Sampah

Kapolri Resmikan One Way Arus Balik Lebaran

  • March 24, 2026
Kapolri Resmikan One Way Arus Balik Lebaran