Persebaya Resmi Pecat Pelatih Kepala Eduardo Perez

DUEL melawan Arema FC yang berakhir dengan skor imbang 1-1 di Gelora Bung Tomo, Surabaya pada Sabtu (22/11/2025) lalu ternyata menjadi hari penghakiman bagi pelatih Persebaya, Eduardo Perez Moran. Pasalnya, manajemen Persebaya resmi memecat pelatih asal Spanyol tersebut tidak lama seusai laga.

Inkonsistensi penampilan tim berjuluk Bajul Ijo itu menjadi alasan manajemen mengakhiri kerja sama mereka. Persebaya tercatat baru satu kali menang dalam lima laga terakhir dan tertahan di peringkat ke-8 klasemen dengan 16 poin

“Perihal pelatih pengganti, Persebaya telah mencapai kesepakatan jangka panjang. Namun, Persebaya akan bersikap profesional menunggu tuntasnya segala urusan legalitas,” tulis manajemen klub di akun resmi Instagram @officialpersebaya.

BACA JUGA  Pecat Allegri, si Nyonya Tua Tunjuk Montero Jadi Arsitek Interim

Pihak klub juga menyampaikan terima kasih atas kontribusi coach Edu, panggilan akrabnya, selama menangani skuad Bajul Ijo. “Persebaya memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Coach Eduardo Perez. Terima kasih atas kerja sama selama enam bulan terakhir.”

Kapten Persebaya Bruno Moreira dalam unggahan di Instagram Story pribadinya juga mengucapkan terima kasih atas dedikasinya Edu di klub. “Terima kasih untuk semuanya, coach Edu! Hormat setinggi-tingginya untuk pelatih dan pribadi seperti Anda. Semoga Anda selalu sukses,” tulis akun @brunomoreira99.

Eduardo Perez Moran lahir di Madrid, Spanyol, pada 2 Desember 1976. Ia merupakan pemegang lisensi Pro UEFA dan dikenal menerapkan gaya permainan berbasis penguasaan bola

BACA JUGA  Penalti Moriera Gagalkan Kemenangan Dewa United

Sebelum menangani Persebaya, coach Edu memiliki pengalaman melatih di Indonesia, termasuk sebagai pelatih kiper Timnas Indonesia U-23 semasa era Luis Milla pada 2017–2018. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

KEJAKSAAN Agung (Kejagung) mengungkap modus kasus dugaan rekayasa ekspor Palm Oil Mill Effluent (POME) atau limbah minyak sawit 2022-2024. Saat ini Kejagung sudah menetapkan 11 tersangka terkait kasus tersebut. Kejagung…

Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

MANAJEMEN PSS Sleman telah menerima Putusan Komite Banding yang isinya menolak permohonan banding yang diajukan PSS atas Keputusan Komite Disiplin PSSI Nomor 153/L2/SK/KD-PSSI/II/2026 terkait pertandingan melawan PS Barito Putera pada…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penonaktifan Penerima PBI JKN Lebih Awal

  • February 11, 2026
Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penonaktifan Penerima PBI JKN Lebih Awal

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

  • February 10, 2026
Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

  • February 10, 2026
Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

  • February 10, 2026
KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Penjualan Tiket Kereta Periode Lebaran Sudah 82.295

  • February 10, 2026
Penjualan Tiket Kereta Periode Lebaran Sudah 82.295

Wabup Sleman Buka TMMD Sengkuyung Tahap I 2026

  • February 10, 2026
Wabup Sleman Buka TMMD Sengkuyung Tahap I 2026