Tim DVI Polri Terus Identifikasi Korban Longsor Majenang

TIM Disaster Victim Identification (DVI) Polri dari Polda Jawa Tengah bersama Seksi Dokkes Polresta Cilacap terus melakukan proses identifikasi korban tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang.

Identifikasi dilakukan di Posko Ante Mortem RSUD Majenang sejak tengah pekan. Tiga korban yang ditemukan pada hari pertama berhasil diidentifikasi: Julia (20), Maya (14), dan Wahyuni (47), yang seluruhnya merupakan warga Dusun Tarukahan RT 06 RW 03, Desa Cibeunying.

Memasuki hari kedua operasi pencarian, tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Basarnas, BPBD, relawan, dan masyarakat menemukan delapan korban tambahan di sektor worksite A-2 dan A-3. Seluruhnya kini dalam proses identifikasi oleh tim DVI Polri.

Metode ilmiah

Hingga hari ketiga, sebanyak 5 personel DVI Polda Jawa Tengah dan 4 personel DVI Polresta Cilacap bekerja bergantian untuk mengidentifikasi para korban dengan metode ilmiah, seperti pencocokan data gigi (odontogram), pemeriksaan ciri khusus, identifikasi properti, serta konfirmasi dengan pihak keluarga.

BACA JUGA  Ratusan Santri di Jateng Dilatih Usaha Boga dan Barista

Kasi Dokkes Polresta Cilacap, AKP Setiyawan, menegaskan bahwa proses identifikasi dilakukan cepat namun tetap mengedepankan ketelitian.

“Kami melakukan identifikasi sesuai prosedur DVI. Yang terpenting adalah memberikan kepastian identitas kepada keluarga agar prosesi pemakaman dapat dilakukan dengan layak,” ujarnya.

Korban hilang

Ia menambahkan bahwa tim DVI Polri akan terus bekerja hingga seluruh korban yang ditemukan maupun yang masih dalam pencarian dapat teridentifikasi secara akurat.

“Tim DVI Polri hadir untuk memastikan setiap korban tertangani dengan hormat, cepat, dan tepat,” katanya.

Sementara itu, tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap 12 korban yang masih dinyatakan hilang. (Htm/N-01)

Dok.Ist

BACA JUGA  Tim SAR Gabungan Kembali Temukan 7 Bodypack

Dimitry Ramadan

Related Posts

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

KETUA MPR RI Ahmad Muzani, menegaskan MPR tidak akan gegabah dalam melakukan perubahan terhadap UUD 1945. Namun mereka akan mendengarkan berbagai aspirasi, pandangan, pemikiran, ide, dan gagasan dari berbagai elemen…

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

INSTITUT Teknologi Bandung (ITB) berduka atas wafatnya Prof. Widagdo, Dipl.Inn.Arch., Guru Besar Emeritus Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB dan salah seorang tokoh penting dalam perkembangan pendidikan desain interior…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

  • September 27, 2026
Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

  • September 27, 2026
Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

  • September 27, 2026
Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit