Iran Skeptis dengan Perpanjangan Gencatan Senjata Trump

IRAN menanggapi skeptis dengan keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memperpanjang gencatan senjata hanya beberapa jam sebelum berakhir pada Selasa (21/4). Iran curiga perpanjangan masa gencatan senjata itu hanya tipu daya AS untuk mengulur waktu agar mereka bisa kembali melancarkan serangan mendadak.

“Perpanjangan gencatan senjata oleh Trump jelas merupakan tipu daya untuk membeli waktu demi melancarkan serangan mendadak. Saatnya Iran mengambil inisiatif,” ucap Penasihat Ketua Parlemen Iran, Mahdi Mohammadi dikutip Al Jazeera, Rabu (22/4).

Ia juga mencibir alasan Trump memperpanjang gencatan senjata untuk memberi waktu Teheran merampungkan proposal perundingan hanya lah bualan. Ia justru menilai Trump telah kalah dalam pertempuran dan blokade laut hingga penyitaan kapal Iran sama saja dengan berperang.

BACA JUGA  Badai Helene Hantam Florida Tewaskan 88 Orang

“Pihak yang kalah tidak bisa mendikte syarat. Kelanjutan pengepungan tidak berbeda dengan pengeboman dan harus dibalas dengan respons militer,” ujar Mohammadi.

Siap balas

Pada bagian lain, militer Iran juga menyatakan siap menyerang target yang telah ditentukan jika Amerika Serikat melancarkan serangan baru. Demikian disampaikan juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari.

“Pasukan kami berada dalam kondisi siaga penuh dan siap bertindak kapan saja,” kata Zolfaghari.

Ia menambahkan bahwa jika terjadi agresi atau tindakan apa pun terhadap Republik Islam Iran, pasukan Iran akan segera menyerang target yang telah ditentukan dengan kekuatan penuh.

Berikan waktu

Sebelumnya, Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata beberapa jam sebelum berakhir pada Rabu (22/4). Trump beralasan AS mau memberikan waktu bagi para pimpinan Iran merampungkan proposal perundingan yang ia klaim sedang terpecah. Trump mengeklaim perundingan putaran dua AS-Iran tak terlaksana sesuai rencana lantaran konflik internal Iran.

BACA JUGA  Rudy Giuliani Patah Tulang Usai Kecelakaan di New Hampshire

Padahal, beberapa jam sebelumnya Trump juga melontarkan ancaman terbaru kepada Iran bahwa AS akan mengebom Teheran lagi habis-habisan jika perundingan putaran kedua yang akan berlangsung di Pakistan hari ini batal dan gencatan berakhir. Ia juga mengeklaim perpanjangan masa gencatan ini juga atas permintaan Pakistan selaku mediator.

“Berdasarkan fakta bahwa Pemerintah Iran saat ini mengalami perpecahan serius, sesuatu yang tidak mengejutkan, serta atas permintaan Marsekal Lapangan Asim Munir dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dari Pakistan, kami diminta menunda serangan terhadap Iran sampai para pemimpin dan wakil mereka dapat menyusun proposal yang terpadu,” kata Trump.

Meski begitu, Trump memastikan AS tetap menerapkan blokade laut bagi Iran selama perpanjangan gencatan senjata. “Karena itu, saya telah memerintahkan militer kami untuk melanjutkan blokade dan, dalam segala hal lainnya, tetap siap serta mampu bertindak,” ucap Trump. (*/N-01)

BACA JUGA  Didukung Biden, Kemala Harris Yakin Kalahkan Trump

Dimitry Ramadan

Related Posts

PTS di Yogyakarta Tuding PTNBH Jadi Alat PTN Rekrut Mahasiswa Baru

SEJUMLAH perguruan tinggi swasta (PTS) di Daerah Istimewa Yogyakarta mengeluhkan sikap ugal-ugalan perguruan tinggi negeri (PTN), terutama yang berstatus sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) dalam menjaring mahasiswa baru.…

Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan di Bandara Juanda Dibatalkan

DAMPAK erupsi Gunung Anak Krakatau yang memicu penutupan empat bandara di kawasan barat Indonesia berimbas pada kelancaran lalu lintas udara di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. Hingga Senin (7/9) pukul 09.30…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Macan Putih Terkam Garudayaksa di Kandangnya sendiri

  • September 11, 2026
Macan Putih Terkam Garudayaksa di Kandangnya sendiri

Selandia Baru Siap Pasok Sperma Sapi ke DIY

  • September 11, 2026
Selandia Baru Siap Pasok Sperma Sapi ke DIY

Pemprov Jabar Kirim 100 Orang Kafilah ke MTQ Nasional XXXI 2026

  • September 11, 2026
Pemprov Jabar Kirim 100 Orang Kafilah ke MTQ Nasional XXXI 2026

Efisiensi Anggaran, KDM Bakal Gabung Sejumlah OPD

  • September 11, 2026
Efisiensi Anggaran, KDM Bakal Gabung Sejumlah OPD

150 Personel Polri Ikuti Pembaretan Jelang Penugasan ke Afrika Tengah

  • September 11, 2026
150 Personel Polri Ikuti Pembaretan Jelang Penugasan ke Afrika Tengah

Farhan Ajak Warga Doakan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

  • September 11, 2026
Farhan Ajak Warga Doakan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda