Iran Skeptis dengan Perpanjangan Gencatan Senjata Trump

IRAN menanggapi skeptis dengan keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memperpanjang gencatan senjata hanya beberapa jam sebelum berakhir pada Selasa (21/4). Iran curiga perpanjangan masa gencatan senjata itu hanya tipu daya AS untuk mengulur waktu agar mereka bisa kembali melancarkan serangan mendadak.

“Perpanjangan gencatan senjata oleh Trump jelas merupakan tipu daya untuk membeli waktu demi melancarkan serangan mendadak. Saatnya Iran mengambil inisiatif,” ucap Penasihat Ketua Parlemen Iran, Mahdi Mohammadi dikutip Al Jazeera, Rabu (22/4).

Ia juga mencibir alasan Trump memperpanjang gencatan senjata untuk memberi waktu Teheran merampungkan proposal perundingan hanya lah bualan. Ia justru menilai Trump telah kalah dalam pertempuran dan blokade laut hingga penyitaan kapal Iran sama saja dengan berperang.

BACA JUGA  Trump Diklaim Siap Cairkan Aset Iran Senilai US$24 miliar

“Pihak yang kalah tidak bisa mendikte syarat. Kelanjutan pengepungan tidak berbeda dengan pengeboman dan harus dibalas dengan respons militer,” ujar Mohammadi.

Siap balas

Pada bagian lain, militer Iran juga menyatakan siap menyerang target yang telah ditentukan jika Amerika Serikat melancarkan serangan baru. Demikian disampaikan juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari.

“Pasukan kami berada dalam kondisi siaga penuh dan siap bertindak kapan saja,” kata Zolfaghari.

Ia menambahkan bahwa jika terjadi agresi atau tindakan apa pun terhadap Republik Islam Iran, pasukan Iran akan segera menyerang target yang telah ditentukan dengan kekuatan penuh.

Berikan waktu

Sebelumnya, Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata beberapa jam sebelum berakhir pada Rabu (22/4). Trump beralasan AS mau memberikan waktu bagi para pimpinan Iran merampungkan proposal perundingan yang ia klaim sedang terpecah. Trump mengeklaim perundingan putaran dua AS-Iran tak terlaksana sesuai rencana lantaran konflik internal Iran.

BACA JUGA  Presiden Iran Selidiki Ledakan di Pelabuhan Shahid Rajaee

Padahal, beberapa jam sebelumnya Trump juga melontarkan ancaman terbaru kepada Iran bahwa AS akan mengebom Teheran lagi habis-habisan jika perundingan putaran kedua yang akan berlangsung di Pakistan hari ini batal dan gencatan berakhir. Ia juga mengeklaim perpanjangan masa gencatan ini juga atas permintaan Pakistan selaku mediator.

“Berdasarkan fakta bahwa Pemerintah Iran saat ini mengalami perpecahan serius, sesuatu yang tidak mengejutkan, serta atas permintaan Marsekal Lapangan Asim Munir dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dari Pakistan, kami diminta menunda serangan terhadap Iran sampai para pemimpin dan wakil mereka dapat menyusun proposal yang terpadu,” kata Trump.

Meski begitu, Trump memastikan AS tetap menerapkan blokade laut bagi Iran selama perpanjangan gencatan senjata. “Karena itu, saya telah memerintahkan militer kami untuk melanjutkan blokade dan, dalam segala hal lainnya, tetap siap serta mampu bertindak,” ucap Trump. (*/N-01)

BACA JUGA  UGM Kritik Keputusan Pemerintah Tanda Tangani ART dengan AS

Dimitry Ramadan

Related Posts

Setelah Viral, Dua anak Menhaj Akhirnya Mundur dari Posisi Staf Ahli

WAKIL Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak memastikan dua putra Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf yaitu Barbarossa Muhammad Farros dan Gibran Muhammad Fawwaz, telah mengundurkan diri…

Harry Kane Raih Gelar Ballon d’Or 2026

KEJUTAN kecil terjadi dalam acara penghargaan Ballon d’Or 2026. Betapa tidak? Striker Bayern Muenchen asal Inggris Karry Kane  meraih gelar penghargaan prestisius itu dalam malam penganugerahan di London pada Selasa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

  • October 27, 2026
Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

Sri Sultan Persilakan Demo Asal tidak Merusak

  • October 27, 2026
Sri Sultan Persilakan Demo Asal tidak Merusak

The Longest Wait, Film Kisah di Balik Perjalanan Timnas Indonesia Resmi Tayang

  • October 27, 2026
The Longest Wait, Film Kisah di Balik Perjalanan Timnas Indonesia Resmi Tayang

OJK Perketat Pengawasan Pasar Modal

  • October 27, 2026
OJK Perketat Pengawasan Pasar Modal

Polda Jateng Ajak Masyarakat Jaga Persatuan meski Berbeda Pandangan

  • October 27, 2026
Polda Jateng Ajak Masyarakat Jaga Persatuan meski Berbeda Pandangan

PTN Diminta Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Industri

  • October 27, 2026
PTN Diminta Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Industri