Shutdown AS Ganggu Penerbangan dan Layanan Publik

PENUTUPAN sebagian pemerintahan Amerika Serikat kini memasuki hari ke-35 dan telah menyamai rekor penutupan terlama sepanjang sejarah negeri itu. Kondisi ini sebelumnya pernah terjadi pada Desember 2018, saat masa jabatan pertama Presiden Donald Trump.

Kebuntuan antara Partai Republik dan Partai Demokrat terkait anggaran pemerintahan masih berlanjut tanpa titik temu. Sementara itu, dampak shutdown semakin meluas  mulai dari habisnya dana bantuan pangan (SNAP) hingga penundaan jadwal penerbangan di seluruh negeri akibat kekurangan pengatur lalu lintas udara.

Partai Demokrat lebih terbuka

Pada Selasa (4/11), para anggota Partai Demokrat menggelar pertemuan tertutup selama hampir tiga jam untuk membahas langkah lanjutan. Meski enggan mengungkap detail pembicaraan, sejumlah pimpinan Demokrat menunjukkan perubahan sikap yang lebih terbuka terhadap opsi kompromi.

BACA JUGA  Bekap Prancis, Tim Basket AS Rebut Emas Olimpiade Paris 2024

Pemimpin Minoritas Senat, Chuck Schumer, yang sebelumnya menegaskan partainya tidak akan menyetujui pendanaan tanpa adanya kesepakatan soal reformasi kesehatan, kini menyatakan pihaknya tengah meninjau berbagai kemungkinan.
“Kami sedang mengeksplorasi semua opsi,” ujar Schumer usai rapat.

Pernyataan tersebut menandakan adanya sinyal positif bahwa pembicaraan lintas partai mulai menunjukkan kemajuan. Senator Gary Peters dari Michigan mengonfirmasi bahwa negosiasi masih berlangsung dan mencakup “beragam opsi” untuk mengakhiri kebuntuan.

Shutdown AS dan penutupan sebagian wilayah udara nasional

Di sisi lain, Menteri Transportasi AS Sean Duffy memperingatkan kemungkinan penutupan sebagian wilayah udara nasional jika penutupan pemerintahan terus berlanjut hingga pekan depan. Ia mengingatkan situasi itu dapat memicu kekacauan transportasi dan mengguncang saham maskapai penerbangan.

BACA JUGA  UGM Kritik Keputusan Pemerintah Tanda Tangani ART dengan AS

Dilansir dari ABC, sejak shutdown dimulai pada 1 Oktober lalu, ribuan petugas lalu lintas udara dan petugas keamanan bandara bekerja tanpa gaji. Kekurangan staf menyebabkan keterlambatan penerbangan di berbagai bandara besar serta antrean panjang di pos pemeriksaan keamanan.

Asosiasi industri penerbangan memperkirakan lebih dari 3,2 juta penumpang telah terdampak oleh keterlambatan atau pembatalan penerbangan akibat meningkatnya ketidakhadiran petugas sejak penutupan dimulai. Sejumlah maskapai besar pun mulai melobi anggota parlemen untuk segera menyelesaikan krisis ini. (*/S-01)

BACA JUGA  Trump: Warga Palestina Tidak Punya Hak Kembali ke Gaza

Siswantini Suryandari

Related Posts

Negara-negara NATO Nggak Sudi Bantu Trump Buka Selat Hormuz

TUNTUTAN Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada negara-negara NATO untuk membantunya  membuka Selat Hormuz yang diblok Iran ditolak mentah-mentah. Penolakan itu salah satunya ditegaskan Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul.…

Trump Disebut Mulai Putus Asa Hadapi Iran

RENCANA Presiden Amerika SerIkat, Donald Trump untuk menundukkan Iran secara cepat dan tepat ternyata jauh panggang dari api. Alih-alih sukses membuat pemerintahan boneka seperti yang mereka lakukan di Venezuela, Trump…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Selama Sepekan Jumlah Pemudik di Bandara Juanda Capai 266.910

  • March 20, 2026
Selama Sepekan Jumlah Pemudik di Bandara Juanda Capai 266.910

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Gelar Open House Lebaran

  • March 20, 2026
Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Gelar Open House Lebaran

Pemerintah Resmi Tetapkan Idulfitri pada Sabtu

  • March 19, 2026
Pemerintah Resmi Tetapkan Idulfitri  pada Sabtu

Bambang Hartono Meninggal Dunia, KONI Pusat Ikut Berbela Sungkawa

  • March 19, 2026
Bambang Hartono Meninggal Dunia, KONI Pusat Ikut Berbela Sungkawa

Polresta Sidoarjo Larang Sound Horeg dan Takbir Keliling

  • March 19, 2026
Polresta Sidoarjo Larang Sound Horeg dan Takbir Keliling

41 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Cipali pada H-2 Lebaran

  • March 19, 2026
41 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Cipali pada H-2 Lebaran