Terminal Ronggowarsito Jadi Pusat Logistik Terintegrasi

UNTUK memperkuat konektivitas logistik nasional, KAI Logistik mengembangkan Kawasan Terminal Ronggowarsito, Semarang, sebagai Integrated Logistics Hub atau pusat logistik terintegrasi. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong efisiensi rantai pasok nasional dan memperkuat peran transportasi berbasis rel sebagai tulang punggung green logistics.

Direktur Utama KAI Logistik, Fredi Firmansyah menjelaskan bahwa pertumbuhan kawasan industri di Jawa Tengah, termasuk Kawasan Industri Tegal dan Kawasan Industri Terpadu Batang yang didukung aktivitas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, telah meningkatkan arus barang dan kebutuhan logistik.

Sektor logistik dan forwarding di area TPK Semarang bahkan tumbuh hampir 20% sepanjang 2024.

“Selama ini sebagian besar distribusi barang dan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Emas masih bergantung pada truk, sehingga memicu kepadatan dan tingginya biaya logistik,” ujar Fredi, Rabu (26/11).

BACA JUGA  Pemprov Jateng Perkuat Sinergi, Laju Inflasi Aman Terkendali

Pengembangan Kawasan Ronggowarsito, lanjutnya, akan menghadirkan integrasi moda kereta api, laut, dan jalan untuk memperlancar arus distribusi. Solusi ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan dan menekan biaya logistik nasional hingga 20-30%.

Terminal Ronggowarsito memiliki lokasi strategis di pusat Kota Semarang, dengan akses langsung ke jalur KA barang lintas utara Jawa dan kedekatan dengan pelabuhan. Saat ini KAI Logistik mengelola area seluas 6.000 m², dan tengah mempersiapkan tahap pengembangan kedua seluas 6.100 m² berkapasitas lebih dari 200 TEUs.

Ke depan, perusahaan juga menyiapkan pembangunan Ronggowarsito 2 di lahan seluas 22 hektare sebagai dry port dan regional logistics hub yang akan mendukung kegiatan pergudangan, depo peti kemas kosong, kawasan pabeanan, serta layanan penunjang logistik lainnya.

BACA JUGA  Jawa Tengah Teratas Pendapatan Wisata Nasional

Fredi menegaskan bahwa pengembangan kawasan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat konektivitas logistik berbasis rel. Selain meningkatkan efisiensi waktu dan biaya distribusi, inisiatif tersebut juga mendukung praktik transportasi berkelanjutan dengan mengalihkan muatan dari jalan raya ke kereta api yang lebih ramah lingkungan.

“Selain optimalisasi angkutan berbasis KA, KAI Logistik juga akan memperkuat digitalisasi layanan dan integrasi sistem logistik nasional,” tutupnya. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Perluas Kemitraan, Kalog Express Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

KAI Logistik (Kalog) terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan ekosistem logistik yang inklusif. Salah satunya diwujudkan melalui program kemitraan Kalog Express, yang hingga saat ini telah…

Pemkab Cianjur Dorong BUMD Perkuat Kemandirian Fiskal

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, terus mendorong badan usaha milik daerah (BUMD) agar berinovasi. Terutama untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah di tengah berbagai kebijakan anggaran saat ini. Salah satunya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gol Barros Antar Kemenangan Persib

  • July 25, 2026
Gol Barros Antar Kemenangan Persib

15 Santri Dapat Beasiswa Kuliah ke Luar Negeri

  • July 25, 2026
15 Santri Dapat Beasiswa Kuliah ke Luar Negeri

Perluas Kemitraan, Kalog Express Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

  • July 25, 2026
Perluas Kemitraan, Kalog Express Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Tiga Mahasiswa Asing Ikut Wisuda UPN Veteran Yogyakarta

  • July 25, 2026
Tiga Mahasiswa Asing Ikut Wisuda UPN Veteran Yogyakarta

Lagi, DKPP Kota Bandung di Undang ke Milan Paparkan Program Buruan SAE

  • July 25, 2026
Lagi, DKPP Kota Bandung di Undang ke Milan Paparkan Program Buruan SAE

Pemkab Cianjur Dorong BUMD Perkuat Kemandirian Fiskal

  • July 25, 2026
Pemkab Cianjur Dorong BUMD Perkuat Kemandirian Fiskal