Bupati Humbahas: Koperasi Merah Putih Harus Jadi Pilar Ekonomi Desa

BUPATI Humbang Hasundutan, Oloan P. Nababan, menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih yang dibentuk di Desa Siborboron, Kecamatan Sijamapolang, harus menjadi pilar penguatan ekonomi desa dan bukan sekadar simbol administratif.

Hal itu disampaikan Oloan dalam wawancara bersama awak Media, Kamis (15/5/2025), sehari setelah ia menghadiri langsung musyawarah desa khusus pembentukan koperasi tersebut, yang digelar Rabu (14/5/2025).

“Koperasi ini bukan untuk formalitas. Ini adalah bentuk nyata dukungan negara terhadap ekonomi desa. Tapi keberhasilannya sangat bergantung pada keseriusan pengurus dan partisipasi masyarakat,” ujarnya.

Instruksi presiden

Koperasi Merah Putih dibentuk sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang penguatan ekonomi desa melalui usaha kolektif berbasis potensi lokal. Program ini ditargetkan mendorong swasembada pangan dan pemerataan ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.

BACA JUGA  Bupati Humbahas Ajukan Proposal Sarpras Kesehatan ke Menkes

Dalam arahannya saat pertemuan, Bupati meminta agar koperasi dikelola secara transparan, akuntabel, dan sesuai kebutuhan riil masyarakat.

“Koperasi ini milik bersama. Harus dikelola bersama, untuk kepentingan bersama. Kalau tidak profesional, akan jadi masalah baru ke depan,” katanya.

Oloan juga menyampaikan rencana pemerintah daerah membuka Unit Sekolah Baru (USB) tingkat SMP di Desa Siborboron. “Tanahnya sudah dihibahkan masyarakat. Jika semua berjalan lancar, tahun ini kita buka pendaftaran,” jelasnya.

Warga menyambut baik dua agenda besar ini koperasi dan pendidikan yang dinilai dapat mendorong transformasi ekonomi dan sosial di desa tersebut secara berkelanjutan. (Satu/N-01)

BACA JUGA  IAKN Tarutung Bahas Transformasi Jadi UKN dengan Bupati Humbahas

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran

PEMERINTAH Kota Semarang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Semarang mendirikan Posko Kemanusiaan Lebaran 2026 untuk memberikan pelayanan dan bantuan kepada para pemudik yang melintas di wilayah Semarang. Posko tersebut…

BMKG Prediksi Bandung Raya  Lebih Kering pada Musim Kemarau 2026

MUSIM kemarau 2026 di Jawa Barat diprediksi datang lebih awal dan berlangsung lebih kering dibandingkan kondisi normal. Data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Bandung, menyebut  analisis…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Buka Perdana di Jakarta, Hikiniku to Come Siap Manjakan Lidah Pecinta Kuliner

  • March 16, 2026
Buka Perdana di Jakarta, Hikiniku to Come Siap Manjakan Lidah Pecinta Kuliner

Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran

  • March 16, 2026
Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran

BMKG Prediksi Bandung Raya  Lebih Kering pada Musim Kemarau 2026

  • March 16, 2026
BMKG Prediksi Bandung Raya  Lebih Kering pada Musim Kemarau 2026

Wagub DIY Lepas Keberangkatan Mudik 1.800 Pedagang Warmindo

  • March 16, 2026
Wagub DIY Lepas Keberangkatan Mudik 1.800 Pedagang Warmindo

PBVSI Siap Menaturalisasi 4 Pebola Voli Asal Brasil

  • March 16, 2026
PBVSI Siap Menaturalisasi 4 Pebola Voli Asal Brasil

Jelang Lebaran, Ratusan Driver Ojol Janda di Sidoarjo Terima Paket Sembako

  • March 16, 2026
Jelang Lebaran, Ratusan Driver Ojol Janda di Sidoarjo Terima Paket Sembako