
PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada kegiatan Parade Lokomotif dengan Livery Varian Terbanyak, Sabtu (28/9).
Parade lokomotif memperingati Hari Ulang Tahun Kereta Api Indonesia Ke-79. Kegiatan ini pertama kali dilaksanakan oleh PT KAI Daop 8 Surabaya.
Parade lokomotif berangkat dari Stasiun Gubeng Surabaya – Wonokromo – Sidoarjo – Tulangan – Tarik (PP).
Parade sempat berhenti lama di Stasiun Tulangan Sidoarjo karena prosesi acara dan penyerahan piagam penghargaan MURI diserahkan di sana.
Mendapatkan penghargaan MURI karena pelaksanaan parade KAI Daop 8 Surabaya ini unik.
Karena mengoperasikan empat lokomotif berbagai livery atau corak dari beberapa generasi yang dirangkai menjadi satu.
Keempat lokomotif tersebut adalah lokomotif CC201 livery krem – hijau, lokomotif CC201 livery merah-biru, lokomotif CC203 livery dua garis biru, dan lokomotif CC206 livery terkini.
Keempat lokomotif itu ada yang dioperasikan pada zamannya tahun 1970an, 1980an, 1990an dan era 2000an.
Empat lokomotif itu dirangkai dengan dua kereta eksekutif, dua kereta ekonomi, dan satu kereta pembangkit.
Rangkaian parade lokomotif itu membawa jajaran manajemen KAI Daop 8, tamu undangan, dan komunitas railfans di wilayah Daop 8 Surabaya.
Seperti IRPS, Java Train, Sahabat Kereta, Si Puong, serta Komunitas Malang Raya (RF+444).
Penghargaan dari MURI disampaikan oleh Almy Birama, dan diterima langsung oleh Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya, Wisnu Pramudyo.
Parade Lokomotif Livery Varian
Wisnu Pramudyo mengatakan,perjalanan panjang PT Kereta Api Indonesia (Persero) tercermin dalam silih bergantinya livery. Atau corak pada sarana kereta dan lokomotif.
“Dengan dirangkaikannya empat varian livery ini masyarakat dapat bernostalgia dengan livery ini,” kata Wisnu Pramudyo.
“Serta mengenalkan berbagai macam jenis livery lokomotif yang pernah digunakan oleh KAI dari masa ke masa,” lanjutnya.
Ia menambahkan livery pada armada transportasi umum merupakan salah satu identitas perusahaan.
Begitu pun dengan livery pada kereta dan lokomotif merupakan salah satu identitas PT Kereta Api Indonesia (Persero).
“Oleh sebab itu pada momen memperingati Hari Ulang Tahun Kereta Api Indonesia Ke-79 ini, KAI Daop 8 Surabaya berupaya merangkaikan 4 lokomotif dengan berbagai livery,” terangnya.
Livery adalah desain pengenal, seperti seragam, ornamen, simbol, atau lambang yang menunjukkan kepemilikan atau afiliasi, yang sering ditemukan pada individu atau kendaraan. (
“Dari beberapa generasi untuk mengenalkan sejarah perkeretaapian, dan meningkatkan antusiasme pelanggan KA yang akan melakukan perjalanan kereta api,” sambungnya.
Sementara itu dewan juri MURI Almy Birama menambahkan MURI mengapresiasi pelaksanaan kegiatan parade lokomotif yang pertama kali dilakukan di Indonesia ini.
Menurutnya MURI adalah sebuah lembaga non profit yang mencatatkan karsa, karya, dan prestasi luar biasa dari setiap warga Indonesia.
MURI mengapresiasi kegiatan ini dan menyerahkan piagam penghargaan atas rekor yang dicatatkan, yaitu “Parade Lokomotif Dengan Livery Varian Terbanyak”
Dan piagam ini dipersembahkan kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya.
Livery adalah desain pengenal, seperti seragam, ornamen, simbol, atau lambang yang menunjukkan kepemilikan atau afiliasi, yang sering ditemukan pada individu atau kendaraan. (OTW/S-01)









