Mahasiswa KKN UGM Selamatkan Kura-Kura Leher Ular Endemik Rote

KURA-KURA leher ular Rote atau Roti snake-necked turtle merupakan hewan endemik Pulau Rote. Hewan dengan nama ilmiah Chelodina mccordi ini dikenal sebagai salah satu kura-kura paling langka di dunia.

International Union for Conservation of Nature (IUCN) telah menegaskan spesies ini sudah berstatus Kritis atau Critically Endangered, yang menunjukkan bahwa keberadaannya ada di tingkat ancaman yang tinggi.

Tim KKN-PPM Cakrawala Rote 2026 telah melakukan pengabdian masyarakat di batas selatan Indonesia, tepatnya di pulau Rote, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur.

Program kerja yang dirancang oleh tim KKN sukses dilaksanakan di dua desa, yakni Desa Daiama di Kecamatan Landu Leko dan Desa Serubeba di Kecamatan Rote Timur.

Kelestarian hewan

Salah satu program kerja yang telah berhasil dilaksanakan menyangkut kelestarian hewan khas pulau Rote, yakni kura-kura leher ular.

Untuk mendukung konservasi hewan endemik tersebut, tim KKN-PPM Cakrawala Rote 2026 yang bekerjasama dengan Wildlife Conservation Society (WCS) Indonesia.

Koordinator WCS Indonesia cabang Rote, Kinan, menjelaskan bahwa kura-kura leher ular Rote ini dikenal sebagai salah satu kura-kura paling langka di dunia.

BACA JUGA  Dampak Karhutla Dikhawatirkan Ancam Eksistensi Satwa dan Flora Endemik

Bentuk lehernya yang panjang dan khas menyerupai ular membuat hewan ini mudah dikenali dari banyak jenis kura-kura lain yang umum dikenal masyarakat.

“Hal ini tidak hanya menjadikan ciri khas ini menjadi keunikan biologis, tetapi juga menjadi suatu bagian dari kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia, khususnya di wilayah Pulau Rote,” kata Kinan, Kamis (6/8).

Perdagangan satwa liar

Adapun ancaman terhadap ekosistem kura-kura leher ular Rote tergolong serius. Beberapa risiko ancamannya seperti perdagangan satwa liar, penyusutan habitat, alih fungsi lahan, serta ancaman keberadaan spesies lain yang berpotensi mengganggu keseimbangan habitat di alam liar.

Mahasiswa Unit KKN PPM UGM, Lintang Andwyna, mengatakan mahasiswa KKN PPM ini bekerja sama dengan WCS (Wild Conservation Society) Indonesia Program bertujuan untuk memperkuat area konservasi untuk Chelodina mccordi di Pulau Rote.

“Kerja sama itu tidak hanya berfokus pada penyelamatan individu satwa, tetapi juga pada penyiapan habitat, penguatan perlindungan serta penyuluhan mengenai satwa ini terhadap masyarakat di sekitar kawasan danau habitat,” ujarnya.

Dalam mendukung jalannya kerja sama tersebut, program kerja yang dilaksanakan oleh Mahasiswa Unit Rote Ndao di antaranya berupa penyuluhan kepada anak-anak Sekolah Dasar (SD) mengenai pentingnya melindungi kelestarian dan habitat kura-kura leher ular asal Rote.

BACA JUGA  Mahasiswa KKN UGM Edukasi Warga Soal Pelestarian Burung Maleo di Mamuju

“Saya kira ini kolaborasi ini sebagai langkah upaya konservasi yang dibantu oleh ekosistem luar yang mendukung keberadaannya,” ujarnya.

Pemusnahan kodok buduk

Kegiatan lainnya, kata Lintang, tim mahasiswa melakukan  pelepasliaran di lingkungan tempat satwa yang akan dikembalikan. Tidak hanya itu, tim Mahasiswa Unit Rote Ndao turut membantu tim WCS Indonesia dalam kegiatan eradikasi atau pemusnahan total kodok buduk.

Kegiatan eradikasi kodok buduk ini bertujuan untuk membantu potensi keberlangsungan hidup kura-kura leher ular.

“Kodok buduk merupakan salah satu makanan dari kura-kura leher ular tetapi memiliki racun pada kulitnya,” terangnya.

Untuk menjaga upaya konservasi di kawasan habitat kura-kura leher ular ini, Mahasiswa Unit Rote Ndao juga melakukan pembuatan plang di danau untuk menginformasikan warga sekitar mengenai keberadaan kura-kura leher ular ini.

“Plang ini nantinya berfungsi sebagai informasi bahwa ada hewan endemik yang harus dilindungi di danau tersebut, tepatnya Danau Ledulu,” paparnya.

Video dokumenter

Selain itu, sebagai upaya dalam memperluas edukasi ke masyarakat, tim KKN-PPM UGM Cakrawala Rote yang bekerja sama dengan WCS Indonesia dalam menyusun sebuah video dokumenter yang mengangkat pentingnya pelestarian kura-kura leher ular beserta habitatnya.

BACA JUGA  Mahasiswa KKN UGM Edukasi Warga Soal Pelestarian Burung Maleo di Mamuju

Pada pelaksanaannya, video menampilkan berbagai rangkaian kegiatan konservasi mulai dari kegiatan sosialisasi kepada anak SD mengenai pentingnya menjaga kelestarian satwa endemik, kegiatan pengendalian kodok buduk yang berpotensi mengganggu kawasan konservasi, hingga dilakukannya pemasangan plang di area konservasi.

“Video dokumenter ini diharapkan dapat menjadi media informasi yang menarik sekaligus mampu mempersuasif masyarakat untuk dapat menjaga kelestarian ekosistem kura-kura leher ular,” katanya.

Dikatakan pelaksanaan beberapa program konservasi satwa endemik ini mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat sekitar. Masyarakat turut aktif dalam mengikuti sosialisasi serta implementasi kegiatan pengendalian kodok buduk di lapangan.

Beragam tanggapan positif pun banyak disampaikan sebagai bentuk apresiasi maupun masukan terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan. (AGT/M-01)

Related Posts

Bukan Cuma Mengajar, Guru di Bandung Bangun Karakter dan Keterampilan

SEKOLAH sejatinya bukan sekadar tempat anak belajar membaca, berhitung, dan mengejar nilai akademis. Di sekolah, anak juga belajar mengenali diri, membangun pertemanan, menghargai perbedaan, serta mengelola emosi. Namun, proses tersebut…

BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Bencana Masuki Musim Penghujan

SAAT memasuki musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Masyarakat di wilayah rawan pun diminta meningkatkan kesiapsiagaan serta…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Nekat Bobol Rumah Temannya, Remaja ini Gondol Emas dan Laptop

  • November 4, 2026
Nekat Bobol Rumah Temannya, Remaja ini Gondol Emas dan Laptop

Bukan Cuma Mengajar, Guru di Bandung Bangun Karakter dan Keterampilan

  • November 4, 2026
Bukan Cuma Mengajar, Guru di Bandung Bangun Karakter dan Keterampilan

Penurunan Kemiskinan dan Good Governance Jadi Fokus Pembangunan DIY

  • November 4, 2026
Penurunan Kemiskinan dan Good Governance Jadi Fokus Pembangunan DIY

Kapolda DIY Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan di Mapolda

  • November 4, 2026
Kapolda DIY Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan di Mapolda

Eks Tim Mawar Sebut Prabowo Sudah Waspadai Pengkhianat Sejak 2025

  • November 4, 2026
Eks Tim Mawar Sebut Prabowo Sudah Waspadai Pengkhianat Sejak 2025

Polresta Sidoarjo Ungkap 147 Kasus Narkoba dan Amankan 180 Tersangka

  • November 4, 2026
Polresta Sidoarjo Ungkap 147 Kasus Narkoba dan Amankan 180 Tersangka